Tentara Israel siksa bayi berusia 18 bulan dari Jalur Gaza, Palestina. (Platform X).
JawaPos.com - Gaza telah melewati 1.000 hari perang dengan dampak yang sangat berat bagi anak-anak. Save the Children menyebut sedikitnya 21.000 anak telah dikonfirmasi tewas, sementara lebih dari 800.000 anak kehilangan tempat tinggal dan ratusan ribu lainnya kehilangan akses pendidikan.
Dalam peringatan 1.000 hari perang, Save the Children mengatakan anak-anak Gaza tidak hanya kehilangan rumah dan sekolah, tetapi juga rasa aman serta kesempatan untuk menjalani kehidupan seperti anak-anak seusianya.
Melansir Middle East Monitor, lembaga kemanusiaan tersebut menyebut sedikitnya 21.000 anak telah dikonfirmasi tewas selama perang. Jumlah sebenarnya diperkirakan lebih tinggi karena masih banyak korban yang diyakini tertimbun di bawah reruntuhan.
Di saat yang sama, lebih dari 800.000 anak atau sekitar 80 persen populasi anak di Gaza telah mengungsi. Sebanyak 625.000 anak usia sekolah juga disebut telah kehilangan tiga tahun pendidikan formal akibat perang.
"Setiap hari selama 1.000 hari terakhir, dunia telah mengecewakan satu juta anak di Gaza, dengan tidak campur tangan untuk menghentikan pembunuhan dan melukai anak-anak," kata Direktur Regional Save the Children untuk Timur Tengah, Afrika Utara dan Eropa Timur, Ahmad Ahendawi.
Di tengah kehancuran dan perpindahan paksa, anak-anak yang berbicara kepada Save the Children menggambarkan kehidupan yang dipenuhi ketakutan. Namun, mereka masih menyimpan harapan agar perang berakhir dan kehidupan kembali normal.
Amani, seorang anak perempuan berusia 14 tahun, mengatakan dirinya dan anak-anak lain di Gaza hidup dengan ancaman kematian setiap saat.
"Kita bisa mati kapan saja. Aku harap perang berhenti untuk kita," kata Amani.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022