Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 6 Oktober 2026 | 06.28 WIB

Miris, Korban Jiwa Akibat Agresi Israel di Gaza Telah Mencapai 74.243 Orang

Serangan militer Israel di Jalur Gaza dilaporkan telah menewaskan 910 warga Palestina sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025. (Antara/Anadolu Agency/pri.) - Image

Serangan militer Israel di Jalur Gaza dilaporkan telah menewaskan 910 warga Palestina sejak gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025. (Antara/Anadolu Agency/pri.)

JawaPos.com - Jumlah korban jiwa akibat agresi Israel di Jalur Gaza terus bertambah menjadi 74.243 orang. Sementara jumlah korban luka mencapai 175.232 orang.

Sebagaimana diberitakan Antara Senin (5/10), berbagai sumber medis melaporkan rumah sakit di Jalur Gaza menerima enam jasad, yang terdiri dari tiga korban tewas yang baru tercatat, dua orang yang meninggal akibat luka yang dideritanya, dan satu jasad yang baru ditemukan. Pihak rumah sakit juga menerima 26 korban luka dalam 24 jam terakhir.

Sumber-sumber itu menyatakan bahwa jumlah korban jiwa sejak gencatan senjata pada 11 Oktober 2025 telah mencapai 1.460 orang. Sedangkan 5.116 lainnya mengalami luka-luka. Selain itu, juga ada temuan 836 jasad.

Sumber yang sama mencatat 181 korban jiwa tambahan dalam statistik kumulatif setelah data tersebut diverifikasi dan disahkan oleh Komite Sertifikasi Martir, penambahan pertama sejak 26 September 2026.

Sementara itu, dari pembaruan citra satelit di aplikasi Google Maps pada Senin (28/9) pekan lalu mengungkapkan luasnya kehancuran infrastruktur di Jalur Gaza akibat agresi genosida Israel yang berlangsung selama bertahun-tahun.

Citra satelit memperlihatkan kawasan permukiman dan blok-blok tempat tinggal menghilang sepenuhnya serta kawasan perkotaan yang luluh lantak.

Gambar terbaru tersebut menunjukkan transformasi lanskap urban Jalur Gaza yang amat dramatis, dengan pusat permukiman dan kegiatan masyarakat yang dahulu padat kini menjadi puing-puing yang kosong tak berpenghuni.

Citra yang menampakkan secara jelas kehancuran di Jalur Gaza itu memungkinkan masyarakat membandingkan situasi Gaza sebelum dan setelah agresi Israel serta melihat separah apa kondisi area yang hancur.

Pembaruan citra satelit tersebut hadir di tengah berlanjutnya serangan Israel yang mengancam nyawa rakyat Palestina di Gaza meski dengan gencatan senjata yang berlaku sejak 10 Oktober 2025.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore