
Elon Musk kembali menyandang status triliuner setelah saham SpaceX dan Tesla mengangkat kekayaannya menjadi USD1,04 triliun (CNBC)
JawaPos.com - Elon Musk kembali menyandang status triliuner setelah lonjakan saham SpaceX dan Tesla mendorong kekayaannya menjadi USD 1,04 triliun atau sekitar Rp18.512 triliun dengan kurs Rp17.800 per dolar AS. Menurut Bloomberg Billionaires Index, kekayaan Musk bertambah USD 65 miliar atau sekitar Rp1.157 triliun pada Senin (5/10).
Kenaikan itu menjadi kali pertama dalam tiga bulan kekayaan Musk kembali melewati USD 1 triliun. Pergerakan tersebut memperlihatkan besarnya pengaruh perubahan valuasi perusahaan yang menjadi sumber utama kekayaan Musk terhadap posisinya dalam daftar orang terkaya dunia.
Dilansir dari The Business Times, Selasa (6/10/2026), saham SpaceX naik 13 persen sejak awal Oktober, sedangkan Tesla menguat 6,7 persen. Lebih dari 98 persen kekayaan Musk berasal dari kepemilikannya di SpaceX dan Tesla, sehingga perubahan harga saham kedua perusahaan tersebut berdampak langsung pada nilai kekayaannya.
Musk sebelumnya mencatat sejarah pada Juni ketika menjadi orang pertama di dunia yang mencapai kekayaan USD 1 triliun. Pencapaian itu terjadi setelah SpaceX mencatat penawaran umum perdana atau IPO yang memecahkan rekor dan sahamnya melonjak. Namun, valuasi SpaceX yang sangat tinggi kemudian memicu kekhawatiran investor dan membuat sahamnya merosot sehingga Musk kehilangan status triliuner dalam waktu singkat.
Penurunan tersebut berlangsung sangat tajam. Hingga akhir Juli, kekayaan Musk telah berkurang lebih dari USD 600 miliar atau sekitar Rp10.680 triliun dari titik tertingginya. Bloomberg menyebut besarnya penurunan itu melampaui kekayaan siapa pun yang pernah masuk 500 besar daftar orang terkaya dunia versi Bloomberg, kecuali Musk sendiri.
Kini sentimen pasar kembali berubah. Morgan Stanley pada Senin menilai SpaceX sebagai salah satu pilihan paling murah untuk mengambil peluang dari "potensi besar sektor antariksa dan intelijen." Penilaian itu muncul ketika saham SpaceX telah rebound 58 persen dari titik terendah pada Agustus, mencerminkan kembalinya optimisme terhadap prospek perusahaan.
Analis Morgan Stanley Adam Jonas juga menilai saham SpaceX "murah dan semakin murah" jika pertumbuhan perusahaan diperhitungkan. Morgan Stanley mempertahankan rekomendasi overweight dengan target harga USD 300 per saham. Menurut Jonas, saham SpaceX memang terlihat mahal berdasarkan sejumlah ukuran valuasi historis, tetapi menjadi relatif murah ketika prospek pertumbuhannya ikut dihitung.
Jonas melihat peluang itu dapat terbuka dalam waktu dekat. "Dalam beberapa pekan ke depan, sebelum Starship Flight 15, investor dapat memanfaatkan peluang unik untuk membeli saham yang terlihat sangat murah," ujarnya. Tonggak penerbangan Starship tersebut menjadi salah satu perkembangan yang diperhatikan investor dalam menilai prospek teknologi dan pertumbuhan SpaceX.
Menariknya, optimisme pasar belum sepenuhnya diikuti kepemilikan investor. Jonas mengatakan saat bertanya kepada sekitar 40 klien dalam sebuah pertemuan mengenai siapa yang memiliki saham SpaceX, "tidak satu pun mengangkat tangan." Dia menggambarkan minat terhadap saham tersebut sebagai "sangat, sangat rendah", menunjukkan masih terbatasnya partisipasi investor meski harga saham telah pulih.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022