Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 11 Oktober 2026 | 16.41 WIB

Bandara Riyadh Diserang, 12 Orang Tewas, Korban dari Arab Saudi, Amerika, Mesir hingga Palestina

Sejumlah mobil melintas di gerbang Bandara Internasional King Khalid di Riyadh pada bulan lalu. (AFP/Foto arsip)

JawaPos.com - Serangan terhadap Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Arab Saudi, pada Sabtu (10/10) menewaskan 12 orang dan melukai 309 lainnya. Operasional bandara dihentikan sementara untuk menilai kerusakan dan memastikan keamanan fasilitas.

Dilansir dari Al Riyadh, Minggu (11/10), Otoritas Umum Penerbangan Sipil Arab Saudi menyatakan korban tewas terdiri atas empat warga negara Arab Saudi serta delapan warga negara asing. Mereka berasal dari Bangladesh, Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Dua korban tewas merupakan warga Bangladesh, sedangkan enam korban lainnya masing-masing berasal dari Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.

Dalam pernyataan lanjutan, otoritas tersebut menyebut 309 orang lainnya mengalami luka-luka dan sedang mendapatkan perawatan medis di sejumlah rumah sakit. Beberapa korban dilaporkan mengalami luka kritis.

Serangan itu juga mengakibatkan kerusakan material. Pihak berwenang masih melakukan pendataan untuk mengetahui tingkat kerusakan yang ditimbulkan.

Otoritas penerbangan sipil menjelaskan, penghentian sementara operasional Bandara Internasional King Khalid dilakukan hingga proses penilaian kerusakan dan pemeriksaan keselamatan fasilitas selesai. Pemeriksaan dilakukan bersama instansi terkait, sedangkan perkembangan selanjutnya akan diumumkan kemudian.

Proyektil jatuh dekat Bandara Dammam

Di tengah serangan terhadap Bandara Riyadh, juru bicara pasukan Koalisi Pendukung Pemerintahan Sah di Yaman, Mayor Jenderal Turki Al-Maliki, menyatakan sebuah proyektil jatuh di sekitar Bandara Internasional King Fahd di Dammam.

Namun, pernyataan tersebut tidak memuat perincian lebih lanjut mengenai proyektil maupun dampak insiden di sekitar bandara tersebut.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi meminta warga negara yang terdampak pembatalan atau keterlambatan penerbangan menuju Bandara Internasional King Khalid agar menghubungi perwakilan diplomatik Arab Saudi di negara tempat mereka berada.

Langkah tersebut ditujukan untuk membantu warga yang tidak dapat melanjutkan perjalanan atau mengalami kendala mencapai tujuan akibat penghentian maupun keterlambatan penerbangan. Perwakilan diplomatik Arab Saudi akan memberikan bantuan dan petunjuk yang diperlukan kepada warga terdampak.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Al Riyadh
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore