Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 13 Oktober 2026 | 16.46 WIB

Rekam Serangan Houthi di Arab Saudi, Sejumlah Warga Amerika Serikat Ditahan

Tangkapan layar dari rekaman video memperlihatkan sebuah rudal Houthi yang sedang diluncurkan. (AFP)

JawaPos.com - Sejumlah warga negara Amerika Serikat (AS) ditahan di Arab Saudi setelah merekam atau memotret peristiwa terkait serangan milisi Houthi. Kedutaan Besar AS di Riyadh memperingatkan warganya bahwa merekam dan menyebarkan informasi mengenai pencegatan rudal maupun pesawat nirawak dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

Dilansir dari Arab News, Selasa (13/10), Kedutaan AS di Riyadh menyatakan bahwa warga Amerika telah ditahan karena mengambil foto peristiwa yang terjadi belakangan ini di Arab Saudi. Namun, pihak kedutaan tidak menyebutkan jumlah warga yang ditahan.

Dalam keterangannya, kedutaan juga mengingatkan bahwa otoritas Arab Saudi telah memperingatkan masyarakat mengenai larangan merekam, menerbitkan, atau membagikan informasi terkait pencegatan rudal dan pesawat nirawak, termasuk lokasi dampak serangan.

Pelanggaran terhadap ketentuan tersebut dapat membuat seseorang menghadapi konsekuensi hukum di Arab Saudi.

Kedutaan AS turut menyampaikan pembatasan perjalanan bagi pegawai pemerintah AS yang bekerja di kerajaan tersebut. Mereka diwajibkan memperoleh izin khusus dari kedutaan sebelum menggunakan bandara mana pun di Arab Saudi.

"Karyawan pemerintah AS yang bekerja di Arab Saudi memerlukan izin khusus untuk menggunakan bandara mana pun di Arab Saudi," demikian pernyataan misi diplomatik tersebut.

Kedutaan juga mengimbau warga AS agar sangat berhati-hati apabila memutuskan menggunakan bandara di Arab Saudi.

Serangan Houthi Tewaskan Belasan Orang

Peringatan tersebut disampaikan setelah serangkaian serangan Houthi mengguncang fasilitas penerbangan di Arab Saudi. Sedikitnya 18 orang tewas dalam serangan di kawasan Bandara Riyadh, termasuk 13 orang pada Sabtu (10/10), sementara ratusan lainnya mengalami luka-luka.

Selain Riyadh, Bandara Internasional Abha juga menjadi sasaran serangan pada Selasa. Insiden tersebut menewaskan dua orang.

Rentetan serangan itu membuat keamanan bandara dan keselamatan penumpang menjadi perhatian, sekaligus mendorong otoritas dan perwakilan diplomatik mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam mendokumentasikan maupun menyebarkan informasi terkait operasi keamanan.

Editor: Dhimas Ginanjar
Sumber: Arab News
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore