Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 14 Oktober 2026 | 04.43 WIB

Elon Musk Gelontorkan USD 276 Juta untuk Bantu Republik Pertahankan Mayoritas Senat AS

Elon Musk menjadi penyumbang dana politik utama Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu Amerika Serikat pada November 2026 (The New York Times) - Image

Elon Musk menjadi penyumbang dana politik utama Partai Republik menjelang pemilihan paruh waktu Amerika Serikat pada November 2026 (The New York Times)

JawaPos.com - Elon Musk menggelontorkan lebih dari USD 276 juta atau sekitar Rp4,95 triliun, dengan kurs Rp17.920 per dolar AS, sejak Juli 2026 untuk membantu Partai Republik mempertahankan mayoritas di Senat Amerika Serikat (AS) dalam pemilihan paruh waktu November mendatang. Menurut The New York Times, sumbangan itu menjadikan Musk sebagai penyumbang dana politik terbesar yang diketahui dalam pemilu paruh waktu tahun ini. 

Dengan pemilihan yang juga menentukan kekuatan Partai Republik di DPR AS, miliarder pemilik kerajaan bisnis teknologi itu kembali mengerahkan kekayaannya untuk memperkuat dukungan politik bagi partai tersebut di tingkat nasional. Dari total tersebut, USD 158 juta atau sekitar Rp2,83 triliun disalurkan kepada Senate Leadership Fund, komite aksi politik super (super PAC) utama yang mendukung kandidat Republik untuk Senat. 

Besarnya sumbangan itu termasuk yang tertinggi dalam sejarah pendanaan politik AS dan melampaui total dana yang dihimpun pesaing Demokrat kelompok tersebut pada kuartal yang sama. Musk juga menyumbangkan lebih dari USD 76 juta atau Rp1,36 triliun kepada America PAC, organisasi yang didirikannya pada 2024 untuk menggalang dukungan bagi kandidat konservatif.

Selain kedua kelompok itu, Musk memberikan USD 20 juta kepada Congressional Leadership Fund untuk mendukung kandidat Republik di DPR, USD 10 juta kepada Lone Star Liberty PAC yang mendukung Ken Paxton dalam pemilihan Senat Texas, USD 10 juta kepada Republican Governors Association, serta USD 2 juta kepada Republican Attorneys General Association. 

Menurut data yang disampaikan perwakilannya kepada The New York Times, total sumbangan Musk kepada komite politik federal sepanjang siklus pemilu 2025–2026 telah mencapai sekitar USD 366 juta atau Rp6,56 triliun, melampaui sekitar USD 290 juta yang dikeluarkannya pada pemilu 2024.

Besarnya aliran dana tersebut menjadi penopang penting bagi Partai Republik ketika peluang Demokrat merebut kembali kendali Kongres menguat. Kelompok-kelompok politik pendukung Republik menggunakan keunggulan pendanaan untuk memperluas iklan kampanye menjelang pemungutan suara. Namun, strategi Musk tidak hanya mengandalkan iklan. America PAC mengerahkan hampir 3.000 petugas kampanye berbayar dalam sepekan untuk mendatangi rumah pemilih, dengan klaim telah mengunjungi sekitar 6,5 juta rumah secara nasional.

Operasi tersebut menyasar pemilih konservatif yang jarang memberikan suara. Texas menjadi salah satu sasaran utama, dengan lebih dari sepertiga pengeluaran America PAC yang diungkapkan dialokasikan untuk persaingan Senat di negara bagian itu. Musk menyumbangkan USD 10 juta atau Rp179,2 miliar kepada kelompok pendukung kandidat Republik Ken Paxton ketika dia tertinggal dalam belanja kampanye. Senate Leadership Fund kemudian meluncurkan kampanye iklan senilai USD 149 juta untuk mendukung Paxton.

Untuk menggerakkan pemilih, America PAC mengangkat isu transgender dan sosialisme dalam materi kampanyenya untuk menyerang kandidat Demokrat, termasuk James Talarico di Texas dan Josh Turek di Iowa. Menurut The New York Times, sebagian materi tersebut melebih-lebihkan posisi lawan atau menyebut mereka sosialis meskipun para kandidat itu tidak mengidentifikasi diri demikian.

Andrew Romeo, juru bicara America PAC, mengatakan, "Jika Demokrat mengambil alih Washington dan memenangkan persaingan penting untuk jabatan gubernur serta jaksa agung pada November ini, Amerika berisiko menjadi negara sosialis, progresif radikal, dan tanpa batas." Dia menambahkan bahwa investasi besar tersebut membantu Partai Republik menyampaikan pesan kampanyenya agar memiliki peluang mematahkan pola historis pemilu paruh waktu.

Editor: Candra Mega Sari
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore