
Ilustrasi sistem pendingin makanan di supermarket. (APPhoto)
JawaPos.com - Ratusan supermarket di Prancis menjadi sasaran serangan siber yang membuat suhu lemari pendingin dan freezer melonjak hingga 50 derajat Celsius. Akibatnya, berton-ton makanan rusak dan kerugian ditaksir mencapai jutaan euro.
Insiden ini sekaligus mengungkap risiko keamanan pada sistem pendingin yang terhubung ke internet. Sejumlah jaringan ritel besar, termasuk E.Leclerc, Intermarche, Carrefour, Monoprix, dan Cooperative U, mengonfirmasi serangan tersebut pada awal pekan lalu.
Para peretas diduga menyusup ke sistem pengendali pendingin berbasis internet dan mengubah pengaturan suhu dari jarak jauh saat toko tutup pada malam hari.
Baca Juga:One of a Kind Romance Rilis Potret Terbaru Joy dan Kim Hyun Jin, Siap Tampilkan Kisah Cinta Manis
Dampaknya tidak hanya berupa kerusakan stok makanan. Dalam sejumlah kasus, kenaikan suhu juga memicu kebakaran atau menyebabkan peralatan meleleh.
Pihak berwenang Prancis kini menyelidiki pelaku dan metode yang digunakan dalam serangan tersebut. Hingga kini, belum ada kepastian mengenai pihak yang bertanggung jawab maupun total kerugian yang ditimbulkan.
Sistem Pendingin Jadi Pintu Masuk Serangan Siber
Serangan tersebut diduga menyasar sistem pengendali pendingin buatan perusahaan Denmark, Danfoss. Badan keamanan siber pemerintah Prancis mengidentifikasi sejumlah model yang terdampak, termasuk AK-SM800 dan AK-SC355.
Laporan stasiun televisi Prancis BFM menyebut para pelaku diduga mengaktifkan fitur pencairan bunga es atau 'forced defrosting' dari jarak jauh. Fitur ini biasanya digunakan dalam pemeliharaan sistem pendingin, tetapi jika disalahgunakan, dapat mengganggu kemampuan perangkat menjaga suhu penyimpanan makanan.
Danfoss mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa sebagian besar sistem pengendali yang terdampak merupakan produk lama dengan perangkat lunak atau 'firmware' yang sudah usang. Perusahaan itu menyatakan sebelumnya telah menyarankan supermarket untuk memperbarui perangkat lunak tersebut.
Badan keamanan siber Prancis juga telah mengimbau perusahaan yang menggunakan model pengendali pendingin terdampak agar segera memutus koneksi internet atau membatasi akses ke perangkat. Mereka juga diminta melakukan pembaruan perangkat lunak untuk mengurangi risiko serangan lanjutan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

4 Keunggulan Introvert yang Kini Justru Diinginkan oleh Banyak Orang Pada Era Modern
Jokowi Dikabarkan Deklarasi jadi Ketum PSI Awal November, KDM Disebut Ikut Pindah Gerbong
Sadisnya Dwi Bagus Mutilasi Istri Siri dan Anak di Madiun, Jasad Dibakar dan Digiling
Prediksi Skor Sevilla vs Osasuna: Los Rojillos Bidik Poin, Rekor Arrasate Jadi Ancaman!
Prediksi Skor Daejeon Citizen vs Vissel Kobe di ACL Elite: Siapa yang Mampu Meraih Kemenangan
Manajer Persipura Pasang Target Tinggi, Enam Poin Jadi Harga Mati di Dua Laga
Prediksi Skor Galatasaray vs Fenerbahce di Liga Turki: Skuad Aslanlar Menangi Derbi Istanbul
Prediksi Skor Paris Saint-Germain vs Lyon: Menang 2-1, Les Parisiens Rebut Puncak?
Prediksi Skor PSS Sleman vs Borneo FC: Super Elja Menang di Kandang Sendiri
Dari Proyek Televisi ke Liga Champions, Kisah Mirwan Suwarso dan Como 1907

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022