
Ilustrasi - 5 Amalan Sunah yang baik dilakukan di Bulan Rajab.
JawaPos.com - Perbedaan pandangan tentang doa dan amalan utama di bulan Rajab kembali menjadi perhatian umat Islam sehubungan dengan datangnya bulan tersebut.
Nahdlatul Ulama (NU) memandang Rajab sebagai bulan mulia yang dianjurkan untuk memperbanyak doa dan amal saleh, sementara Muhammadiyah menegaskan tidak ada doa maupun amalan khusus yang disyariatkan secara spesifik pada bulan ini.
Meski berbeda pendekatan, keduanya sama-sama mendorong umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah.
Bulan Rajab sendiri termasuk salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah Swt. Momentum ini kerap dimanfaatkan umat Islam sebagai persiapan spiritual menuju Ramadan meskipun pemaknaannya tidak seragam di antara organisasi Islam besar di Indonesia.
Pandangan NU tentang Doa dan Amalan Bulan Rajab
Menurut NU, bulan Rajab merupakan waktu yang istimewa untuk memperbanyak amal kebaikan. Dikutip dari laman resmi NU Jawa Tengah, umat Islam dianjurkan meningkatkan ibadah seperti istighfar, sedekah, puasa sunah, dan doa sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah Swt.
NU juga mengutip doa yang diriwayatkan dibaca Rasulullah saw. ketika memasuki bulan Rajab, yakni:
Allahumma bārik lanā fī Rajaba wa Sya‘bāna wa ballighnā Ramadhāna.
“Ya Allah, berkahilah kami di bulan Rajab dan Syaban, serta sampaikanlah kami hingga bulan Ramadan.”
Doa ini dimaknai sebagai permohonan keberkahan agar umat Islam diberi kekuatan menjalani tiga bulan beruntun menuju Ramadan.
Para ulama NU menafsirkan Rajab sebagai waktu menanam pahala, Syaban sebagai masa merawat amal, dan Ramadan sebagai masa memanen hasilnya.
Karena itu, memperbanyak doa dan amal saleh sejak Rajab dinilai sebagai ikhtiar spiritual yang penting.
Pandangan Muhammadiyah: Tidak Ada Amalan Khusus Rajab
Berbeda dengan NU, Muhammadiyah menegaskan bahwa tidak ada doa maupun amalan khusus yang disyariatkan secara spesifik pada bulan Rajab. Pandangan ini disampaikan oleh Muhammad Yusran Hadi dalam Suara Muhammadiyah.
Menurut Muhammadiyah, anggapan bahwa Rajab memiliki amalan khusus seperti puasa tertentu, shalat Raghaib, doa-doa khusus, atau ibadah dengan keutamaan tertentu tidak memiliki dasar dalil yang sahih. Hadits-hadits yang sering dijadikan rujukan terkait keutamaan khusus bulan Rajab dinilai lemah bahkan palsu.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Pengurus NU Laporkan Dugaan Politik Uang Muktamar ke KPK, Uang Rp 40 Juta Dikembalikan
Prediksi Skor Kuching City vs Tampines di ASEAN Club Championship: The Cats Unggul Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Didik J Rachbini: Putusan MK Ungkap Kebohongan Gibran dan Jokowi
Jokowi Temui Prabowo saat Sidang Putusan Gibran, Ajudan Ungkap Isi Pertemuan
Prediksi Skor Meksiko vs Cile: El Tri Bakal Bangkit, La Roja Akhiri Tren Buruk
Gibran Terbukti Tak Punya Ijazah SMA, tapi MK Tidak Berwenang Diskualifikasi dari Wapres

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022