Ilustrasi Orang Berpuka Puasa (Pexels @Sami Abdullah)
JawaPos.com-Bulan Suci Ramadhan selalu menjadi momen yang dinanti umat Islam. Selain sebagai waktu memperbanyak ibadah, Ramadhan juga kerap menjadi pengingat untuk menuntaskan kewajiban yang masih tertunda, salah satunya utang puasa atau qadha Ramadhan.
Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sendiri telah menetapkan 1 Ramadhan 1447 H jatuh pada 18 Februari 2026. Sementara itu, pemerintah biasanya akan menetapkan awal puasa melalui sidang isbat yang digelar mendekati tanggal tersebut.
Jika mengacu pada kalender hijriah, Ramadhan kini tinggal kurang dari dua bulan lagi. Waktu yang tersisa sebenarnya masih cukup untuk melunasi utang puasa, asalkan dilakukan dengan perencanaan yang tepat dan tidak tergesa-gesa.
Berikut ini adalah tujuh tips melunasi utang puasa tanpa merasa terbebani, yang bisa kamu terapkan secara bertahap dan realistis.
Langkah awal yang paling penting adalah mengetahui secara pasti berapa hari puasa yang perlu diganti. Cobalah mengingat kembali puasa yang tertinggal karena sakit, haid, nifas, atau sebab lain yang dibenarkan.
Mencatat jumlahnya akan membuat target terasa lebih jelas dan menghindarkan dari rasa ragu di kemudian hari.
Melunasi utang puasa tidak harus dilakukan sekaligus dalam waktu singkat. Kamu bisa mencicilnya secara bertahap, misalnya satu atau dua hari dalam sepekan. Pola seperti ini justru lebih ringan dan mudah dijalani, terutama bagi yang memiliki aktivitas padat.
Bagi pekerja atau pelajar, akhir pekan bisa menjadi waktu ideal untuk berpuasa qadha. Beban aktivitas yang lebih ringan membuat tubuh dan pikiran lebih siap. Cara ini juga membantu menjaga konsistensi tanpa mengganggu rutinitas harian.
Jika ingin lebih efisien, kamu bisa menggabungkan puasa qadha dengan puasa sunnah seperti Senin-Kamis atau Ayyamul Bidh. Meski terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama, banyak yang membolehkan penggabungan niat dengan tetap mendahulukan niat qadha. Selain menunaikan kewajiban, kamu juga terbiasa berpuasa sunnah.
Puasa seharusnya menjadi ibadah yang menenangkan, bukan memberatkan. Jika kondisi tubuh sedang tidak fit, sebaiknya tunda terlebih dahulu dan lanjutkan di hari lain. Islam memberikan kemudahan bagi umatnya, termasuk dalam hal menjalankan ibadah sesuai kemampuan.
Sering kali utang puasa tertunda bukan karena malas, tapi karena lupa. Gunakan pengingat di ponsel, kalender digital, atau catatan harian untuk menandai jadwal puasa qadha. Pengingat sederhana bisa membantu menjaga komitmen hingga seluruh utang puasa terlunasi.
Agar tidak terasa berat, bagi target pelunasan utang puasa ke dalam hitungan mingguan atau bulanan. Misalnya, menargetkan empat hari puasa dalam sebulan. Target kecil yang tercapai secara konsisten justru lebih efektif dibanding target besar yang sulit dijalankan.
Melunasi utang puasa sebelum Ramadhan bukan hanya soal kesiapan fisik, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual. Dengan menuntaskan kewajiban lebih awal, kamu bisa menyambut Ramadhan dengan lebih tenang dan fokus memperbanyak ibadah.
Masih ada waktu sebelum Ramadhan tiba. Dengan perencanaan yang sederhana dan niat yang kuat, utang puasa bisa dilunasi tanpa rasa terbebani. Yang terpenting bukan seberapa cepat, melainkan seberapa konsisten kamu menjalaninya. Insya Allah, setiap langkah kecil yang dilakukan dengan ikhlas akan bernilai ibadah. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
