
Jadwal Peringatan Isra Miraj di Tahun 2024. (Sumber: Freepik)
JawaPos.com - Sidratul Muntaha sering kali disebut dalam cerita peristiwa Isra Miraj Nabi Muhammad.
Rasulullah dengan ditemani malaikat Jibril melakukan perjalanan spiritual dari Masjidil Haram ke Masjidi Aqsa, dan kemudian naik ke berbagai lapisan langit hingga ke Sidratul Muntaha dalam peristiwa Isra Miraj.
Dalam peristiwa agung tersebut, Sidratul Muntaha digambarkan sebagai batas tertinggi yang dapat dicapai oleh makhluk Allah, termasuk para malaikat. Keberadaannya tentu memiliki makna spiritual yang sangat dalam bagi umat Islam.
Mungkin dari kita ingin menggali lebih dalam lagi tentang apa itu Sidratul Muntaha. Berikut penjelasan singkatnya.
Secara bahasa, Sidrah memiliki arti pohon bidara, sedangkan Muntaha bermakna batas akhir. Dengan demikian, Sidratul Muntaha dapat diartikan sebagai pohon bidara yang berada di batas paling akhir dari seluruh makhluk ciptaan Allah.
Sidratul Muntaha juga menjadi simbol puncak perjalanan spiritual Nabi Muhammad ketika peristiwa Isra Miraj. Ia adalah tempat yang sangat mulia, dikelilingi oleh keindahan paripurna dan cahaya yang tak terlukiskan.
Di Sidratul Muntaha, Rasulullah menerima pengalaman spiritual yang luar biasa dalam perjalanan Isra Miraj. Allah menunjukkan kuasa dan keagungan-Nya kepada Nabi Muhammad, termasuk memperliatkan surga dan neraka.
Dalam beberapa hadis, Sidratul Muntaha digambarkan memiliki daun sebesar telinga gajah dan buah-buahan yang luar biasa besar. Keindahan tersebut menunjukkan bahwa Sidratul Muntaha bukanlah tempat biasa, melainkan wilayah yang penuh kemuliaan dan rahmat Allah.
Sidratul Muntaha bukan sekadar tempat dalam kisah Isra Miraj, tapi menjadi simbol ketaatan, ketakwaan, dan kepasrahan totalitas kepada Allah.
Sidratul Muntaha kerap disebut-sebut sebagai batas akhir yang bisa dijangkau oleh makhluk. Sementara setelah itu, hanya Allah yang mengetahuinya.
Dalam kisah Isra Miraj, Nabi Muhammad melakukan perjalanan dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, lalu naik ke langit ketujuh hingga mencapai Sidratul Muntaha. Pada titik ini, Malaikat Jibril tidak dapat melanjutkan perjalanan. Rasulullah kemudian melanjutkan perjalanan seorang diri atas izin Allah untuk bertemu dengan-Nya.
Peristiwa ini menegaskan kedudukan istimewa Nabi Muhammad sebagai utusan Allah sekaligus menunjukkan kebesaran dan kekuasaan-Nya.
Salah satu peristiwa terpenting yang terjadi di sekitar Sidratul Muntaha adalah diterimanya perintah sholat 5 waktu.
Awalnya, Allah mewajibkan 50 waktu sholat dalam sehari semalam. Namun kemudian diminta untuk diringankan, dan akhirnya ditetapkan sholat 5 waktu. Permohonan keringanan ini terjadi setelah Nabi Muhammad menerima nasihat dari Nabi Musa.
Dengan adanya cerita ini, Sidratul Muntaha menjadi sangat lekat dengan kewajiban ibadah sholat bagi umat Islam. Karena Allah mengundang langsung Rasulullah ke Sidaratul Muntaha untuk menerima ibadah sholat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Prediksi Skor Kroasia vs Inggris di Liga Nations UEFA: The Three Lions Redam Tuan Rumah
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022