
Ilustrasi peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW/Magnific
JawaPos.com-Maulid Nabi Muhammad yang diperingati setiap 12 Rabiul Awal menjadi momentum penting bagi umat Islam.
Tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Gajah dipercaya sebagai waktu kelahiran Nabi Muhammad SAW, sosok yang membawa ajaran Islam di tengah masyarakat jahiliyah sampai kemudian agama Islam berkembang pesat dan tersebar luas sampai sekarang ini.
Di Indonesia sendiri, setiap tanggal 12 Rabiul Awal biasanya diisi dengan berbagai kegiatan keagamaan terutama yang berlangsung di masjid ataupun maupun di surau-surau.
Berbagai kegiatan tersebut meliputi pengajian, membaca al-quran, memperbanyak shalawat, dzikir dan doa bersama, berbagai makanan, memberikan santunan kepada anak yatim, sampai memberikan pelajaran agama islam melalui sirah Nabi.
Peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi acara seremonial semata, lebih dari itu, momentum ini diharapkan dapat menjadi sarana pembelajaran untuk mengenang perjuangan sekaligus mengambil berbagai teladan dari kehidupan Nabi Muhammad SAW.
Dilansir dari laman Kemenag dan Baznas, berikut beberapa teladan dan makna yang bisa diambil dari peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Menumbuhkan kecintaan dan kedekatan dengan Nabi Muhammad SAW
Pembacaan sirah-sirah nabi serta ceramah di agenda Maulid Nabi menjadi sarana untuk mempelajari kehidupan Rasulullah SAW yang penuh dengan teladan. Perjalanan hidup beliau yang penuh keteguhan dalam membawa agama Islam, diharapkan mampu menumbuhkan rasa cinta terhadap beliau yang kemudian diwujudkan melalui perbuatan dan mengikuti sunnahnya.
Mengenang perjuangan Nabi Muhammad SAW
Perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW yang dipenuhi berbagai tantangan dapat menjadi pelajaran agar kita untuk tidak mudah menyerah saat menghadapi berbagai cobaan. Nabi Muhammad SAW terus berusaha menjalankan kewajibannya dalam berdakwah sampai agama islam dapat tersebar secara luas.
Membiasakan diri memperbanyak shalawat
Peringatan maulid nabi seringkali diisi dengan lantunan shalawat. Membawa shalawat kepada nabi ini sebagai bentuk pembiasaan sekaligus salah satu wujud kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Ahzab:56 yang berbunyi “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya”.
Meneladani contoh yang baik
Nabi Muhammad dikenal sebagai suri tauladan yang baik. Oleh karena itu, momen memperingati kelahiran beliau dapat menjadi kesempatan untuk mengenang sekaligus mencontoh berbagai akhlak mulia, seperti kejujuran, rendah hati, penyayang, amanah, dan sabar. Nilai-nilai tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam pertemanan, keluarga, pekerjaan, maupun lingkungan sekitar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Ketua Komisi II DPR usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Hapoel Be'er Sheva: De Kaasboeren Terlalu Digdaya di AFAS Stadion
Prediksi Skor Wofoo Tai Po vs Lion City Sailors di ACL Two: Tim Singapura Diunggulkan Menang
Prediksi Skor Gangwon FC vs Phnom Penh Crown: Misi Tuan Rumah Raih Kemenangan Perdana di ACL Two
Prediksi Skor BG Pathum United vs Adelaide United: The Rabbits Waspadai Ketajaman Wakil Australia
Prediksi Skor Sparta Prague vs Lillestrom: Železná Sparta Siap Menang Telak di epet ARENA
Prediksi Skor Tampines Rovers vs Machida Zelvia: Wakil Jepang Berpeluang Curi Tiga Poin di Singapura
Prediksi Skor Kuching City vs Kitchee: The Cats Incar Poin, Wakil Hong Kong Ingin Beri Perlawanan
Prediksi Skor Celje vs Omonia: The Shamrock Jaga Mimpi Lolos ke 32 Besar

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022