
Sidang Pleno I Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama di Aula Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8). (Anggi Fridianto/Jawa Pos Radar Jombang)
JawaPos.com - Sidang Pleno I Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Aula Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Jumat (28/8), diwarnai interupsi dari para muktamirin.
Salah satu yang menjadi sorotan adalah mekanisme dan tata tertib pemilihan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Pembahasan tersebut dipisahkan dari tata tertib umum Muktamar ke-35 NU.
Sekretaris Steering Committee (SC) Muktamar ke-35 NU, Prof. Mohammad Nuh, yang memimpin sidang tersebut mengapresiasi kedewasaan para muktamirin (peserta muktamar).
Ia tak menampik bahwa perbedaan pendapat sempat mewarnai persidangan selama dua sampai tiga jam. Namun, forum akhirnya mencapai kesepakatan dan tuntas sekitar pukul 11.10 WIB.
”Sangat baik. Dalam waktu dua-tiga jam sudah bisa diselesaikan. Oleh karena itu kami sangat berterima kasih kepada para muktamirin atas kerja samanya,” tuturnya, dikutip dari Jawa Pos Radar Jombang, Jumat (28/8).
Ulama yang juga menjabat sebagai Rais Syuriyah PBNU tersebut menilai, dinamika interupsi dan perbedaan pendapat dalam forum merupakan hal yang lumrah dalam musyawarah tertinggi NU.
Lebih lanjut, Prof Nuh menjelaskan tatib pemilihan ketum PBNU dipisahkan dari tatib umum Muktamar karena ada hasil Musyawarah Nasional (Munas) dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Ploso, Kediri, yang perlu dibahas terlebih dahulu.
”Biasanya tatib itu termasuk tatib pemilihan. Tetapi di muktamar kali ini tatib pemilihan kita pisahkan. Mengapa? Karena ada yang meminta hasil dari Munas-Konbes di Ploso kemarin untuk dibahas di muktamar,” imbuh Prof. Nuh.
Ia menyebut hasil Munas-Konbes NU di Ploso salah satunya mengatur mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU. Karena itu, pembahasannya belum dapat dimasukkan dalam tatib pleno pertama.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Levante vs Real Betis di Liga Spanyol 2026/2027: Tim Tamu Bisa Curi 3 Poin!
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Newcastle di Liga Inggris 2026/2027: Sengit, Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Coventry City vs Hull City di Liga Inggris 2026/2027: Bisa Berakhir Imbang!
Prediksi Susunan Pemain Sevilla vs Atletico Madrid di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor AZ Alkmaar vs Go Ahead Eagles di Liga Belanda 2026/2027: Kans Tuan Rumah Pesta Gol!
Prediksi Skor Monaco vs Marseille di Liga Prancis: Les Phoceens Tak Ingin Malu di Stade Louis II
Prediksi Skor Bournemouth vs Everton di Liga Inggris 2026/2027: Berpotensi Imbang!
Prediksi Skor Real Sociedad vs Espanyol: Los Periquitos Bisa Curi Poin di Anoeta?
Prediksi Skor Leeds United vs Brentford: The Bees Siap Sengat Tuan Rumah di Elland Road!
