
Bus listrik TransJakarta parkir di depo bus Bianglala Metropolitan, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (23/11/2023). ANTARA/Suci Nurhaliza/aa.
JawaPos.com - Direktur Operasi dan Keselamatan PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Daud Joseph mengatakan akan menambah jumlah unit armada yang beroperasi sampai jam 02.00 menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan saat malam pergantian tahun nanti, dikutip dari ANTARA.
"Kalau memang animo masyarakat masih besar, maka kami akan menyediakan sesuai kebutuhan di lapangan. Dari tahun-tahun kemarin, biasanya jumlah armada yang kita tambah bisa sampai 25 persen dari reguler," kata Daud di Jakarta, Selasa (19/12).
Dia mencontohkan, merujuk data dari tahun-tahun sebelumnya, di koridor satu terdapat 60 unit bus yang beroperasi dengan penambahan 15 unit armada sampai pukul 02.00.
Baca Juga: Ciptakan Green Energy, Patra Jasa Kolaborasi Bangun Pilot Project Pengelolaan Limbah Minyak
"Namun, nanti kalau ada kebutuhan lebih besar dari itu maka karena bus-bus selalu standby maka kami akan mengeluarkan jumlah bus sesuai kebutuhan," ujar dia.
Daud lalu mengatakan saat Tahun Baru biasanya jumlah pelanggan TransJakarta lebih banyak sebanyak 16-25 persen dari biasanya. Bila pada hari Minggu biasanya jumlah penumpang sekitar 650.000 - 670.000, namun saat periode pergantian tahun biasanya akan naik ke angka 750.000 - 800.000 pelanggan.
Merujuk angka ini, maka unit armada reguler tidak akan memadai sehingga perlu ada penambahan jumlah dan jam operasionalnya.
Baca Juga: 2.800 Tentara Israel Direhabilitasi, Ada yang Alami Gangguan Mental
"Walaupun biasanya setiap hari ada angkutan malam hari TransJakarta, namun jumlahnya tidak akan memadai kalau menggunakan armada yang biasa, sehingga nantinya saat pergantian tahun akan diadakan penambahan jumlah unit yang beroperasi sampai jam 02.00," demikian kata Daud.
Sementara itu, PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) baru saja menandatangani Nota Kesepahaman dengan PT Goodyear Indonesia Tbk untuk mengadakan pelatihan bagi pramudi, mekanik dan pengelolaan manajemen ban demi menghadirkan layanan transportasi yang mengedepankan aspek keamanan, kenyamanan dan keberlanjutan.
Baca Juga: Siti Atikoh Makan Nasi Goreng dan Mie Godog di Tunjungan Surabaya
"Fokus dari MoU dan kerja sama ini adalah tentunya kita paham di PT Transportasi Jakarta terkait dengan pengelolaan ban menjadi hal penting, baik itu dari aspek keselamatan, kenyamanan, efisiensi ataupun juga lingkungan," kata Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Welfizon Yuza.
Saat ini, unit bus TransJakarta telah melayani lebih dari 1,1 juta pelanggan setiap harinya dan jarak tempuh yang tinggi dikatakan mengurangi usia pakai ban dengan cepat, sehingga membutuhkan sistem perawatan serta diagnostik yang menyeluruh pada ban agar dapat mendukung efisiensi dan kualitas pelayanan transportasi masyarakat.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
