Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 April 2025 | 15.20 WIB

Arah Puncak Bogor Macet Sudah Sejak di Tol, Jasa Marga Berlakukan Contraflow

Ilustrasi: Jasa Marga berlakukan contraflow menuju arah Puncak, Bogor. (Istimewa). - Image

Ilustrasi: Jasa Marga berlakukan contraflow menuju arah Puncak, Bogor. (Istimewa).

JawaPos.com - Puncak Bogor menjadi destinasi pariwisata favorit masyarakat saat liburan tiba. Termasuk saat libur Lebaran Idul Fitri kali ini, kawasan wisata Puncak Bogor, Jawa Barat akan dikunjungi oleh ribuan wisatawan dari Jabotabek dan sekitarnya.

Macet? Sudah pasti. Bukan kawasan wisata Puncak namanya kalau tidak macet. Sudah biasa dan sudah jadi langganan macet saat ribuan masyarakat berbondong-bondong menuju daerah tertinggi di dekat Jakarta itu.

Untuk mengantisipasi peningkatan volume lalu lintas wisata dan silaturahmi yang terjadi di Ruas Tol Jagorawi arah Puncak pada masa libur Lebaran 2025/1446H, atas diskresi Kepolisian, Jasa Marga berlakukan contraflow mulai dari KM 44+500 s.d. KM 46+500 Ruas Tol Jagorawi arah Puncak sejak pukul 06.35 WIB. 

Panji Satriya Marketing and Communication Department Head Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi rute perjalanan agar dapat mengoptimalkan rekayasa lalu lintas yang sedang berlaku.

"Jasa Marga juga mengimbau pengguna jalan untuk dapat memastikan kecukupan saldo kartu elektronik sebelum memulai perjalanan untuk menghindari kepadatan ketika bertransaksi di gerbang tol. Selalu patuhi rambu lalu lintas dan ikuti arahan petugas di lapangan," kata Panji melalui keterangannya.

Sebelumnya diberitakan, dalam upaya mengatasi kemacetan Puncak Bogor saat musim libur Lebaran tiba, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut akan mengambil sejumlah langkah preventif.

Salah satu yang dilakukan Dedi Mulyadi adalah meliburkan angkot atau angkutan kota yang beroperasi di kawasan Puncak Bogor dan sekitarnya. Sebab angkot ini dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan parah di Puncak Bogor.

Bogor sendiri dikenal karena jumlah angkotnya yang banyak nggak kira-kira. Angkot-angkot yang ngetem sembarangan tadi terutama di sejumlah titik seperti di Gadog menuju arah puncak dinilai membuat kemacetan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore