
ILUSTRASI: Rangkaian Kereta LRT Jabodebek melintas di Kawasan Kuningan, Jakarta, Selasa (3/9/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - LRT Jabodebek Bekasi Line atau rute Jatimulya-Dukuh Atas mengalami gangguan. Menurut informasi yang beredar di media sosial, gangguan tersebut terjadi karena kereta mendadak berhenti di Cikunir 1.
Bahkan, menyebabkan seluruh penumpang dievakuasi di tengah perjalanan menuju Bekasi Barat. Selain itu, banyak penumpang mengeluh karena harus kembali ke stasiun awal di tengah-tengah jam kerja.
Terkait kejadian ini, petugas LRT Jabodebek telah menyampaikan permohonan maaf kepada penumpang melalui pengeras suara di kereta.
"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi. Kami informasikan kembali akan dilakukan evakuasi penumpang," kata petugas dalam pengeras suara, Selasa (16/9).
Lebih lanjut, penumpang lain mengeluhkan atas gangguan yang terjadi. Pasalnya, tidak ada kompensasi lain yang diberikan oleh manajemen LRT Jabodebek, selain kata maaf.
Bahkan, ia menyesali ketika penumpang dievakuasi justru malah kembali ke Stasiun Jati Mulya, bukan ke arah Dukuh Atas.
"Halo, ini ga ada kompensasi kah?!?!? @lrt_jabodebek. Kita semua udh dirugikan waktu loh. Berangkat pagi2 gunanya biar ga telat sampe kantor, tp malah kena gangguan kereta. Dan cuma kata 'maaf' aja. Pindah jalur juga malah balik lagi ke Stasiun Jati Mulya," tutur salah satu penumpang yang dikutip dari IG @infobekasi.
Selain itu, penumpang LRT lainnya pun mengaku kesal dengan gangguan yang terjadi. Terutama mereka yang hendak beralih ke moda transportasi kereta cepat Whoosh.
"Yhaa pasti pada ngamuk, apalagi yg ngejar Whoosh. Trus udah naik kereta 07.40, ternyata jalan mundur dan di announce kalo keretanya cuma sampe Cikunir 1," tutur penumpang lainnya.
