
Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin. (Syahrul Yunizar/JawaPos.com).
Menurut Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Komarudin, pembatasan operasional angkutan barang dilakukan demi menjaga kelancaran arus lalu lintas saat mobilitas masyarakat meningkat signifikan. Pembatasan itu berlaku untuk seluruh angkutan barang yang mengandalkan kendaraan sumbu tiga atau lebih.
Komarudin menyatakan bahwa jajarannya di Polda Metro Jaya akan mulai melakukan pengawasan secara ketat pada Jumat (13/3) sampai Minggu (29/3). Langkah itu diambil merujuk pada Surat Keputusan Bersama (SKB) bernomor KP-DRJD 854 Tahun 2026, HK.201/1/21/DJPL/2026, Kep/43/II/2026, dan 20/KPTS/Db/2026.
”Kami menghimbau kepada para pelaku usaha, termasuk transporter, agar pembatasan kendaraan sumbu tiga selama pelaksanaan operasi ini dapat dipatuhi,” kata Komarudin kepada awak media di Jakarta.
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu menyatakan bahwa pembatasan operasional angkutan barang perlu dilakukan semata-mata untuk menjamin keselamatan pemudik. Namun bukan berarti polisi melarang para pelaku usaha mendistribusikan barang. Komarudin menyarankan mereka untuk menggunakan kendaraan yang lebih kecil, bukan kendaraan sumbu tiga ke atas.
Tahun ini, Polri mengerahkan 161 personel gabungan untuk mengawal pelaksanaan Operasi Ketupat 2026. Rencananya operasi tersebut berlangsung selama dua pekan. Mulai 13-25 Maret mendatang. Pengerahan ratusan ribu personel ditujukan untuk memberikan jaminan keamanan dan keselamatan kepada para pemudik.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 mengusung tema Mudik Aman dan Keluarga Bahagia. Untuk memastikan operasi tersebut berjalan dengan baik, Polri mengedepankan pendekatan preemptive, preventive, dan penegakan hukum. Dia menekankan, operasi ketupat sebagai operasi kemanusiaan.
”Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik,” jelas dia.
Tagging: Operasi Ketupat, Balik, Mudik, Polda Metro Jaya, Polri

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
