Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 1 Oktober 2026 | 00.03 WIB

Polisi Pastikan Kematian Sutrimo karena Jantung Koroner, Bukan Diracun

Polisi gelar olah TKP kasus meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com) - Image

Polisi gelar olah TKP kasus meninggalnya seorang pria bernama Sutrimo yang ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7). (Muhamad Ridwan/JawaPos.com)

JawaPos.com - Polda Metro Jaya mengungkap hasil ekshumasi jenazah Sutrimo  pada Rabu sore (30/9).

Berdasar pemeriksaan tim gabungan, pria yang disebut pernah bekerja sebagai penjaga rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah itu meninggal karena penyakit jantung iskemik atau jantung koroner.

Ketua Tim Ekshumasi Yudi Ahmad Yudianto menyatakan bahwa pihaknya tidak menemukan kekerasan akibat benda tajam, benda tumpul, maupun zat berbahaya seperti racun pada tubuh Sutrimo.

”Jadi, berdasarkan dari temuan serta fakta-fakta dalam proses pemeriksaan ekshumasi dan autopsi bahwasanya meninggalnya Almarhum Sutrimo karena penyakit jantung iskemik,” kata dia.

Temuan penyidik memang menyebutkan bahwa Sutrimo ditemukan meninggal dunia dalam keadaan mulut berbusa dan sempat mengeluarkan cairan berwarna kuning.

Menurut Yudi, Kondisi itu disebabkan oleh edema akut karena cairan dan lendir pada paru-paru.

”Mengakibatkan karena sulit saluran nafas itu tidak lancar, sehingga seperti dikocok, sehingga keluar busa warna putih,” imbuhnya.

Berdasar pemeriksaan forensik dalam proses ekshumasi, Yudi menyatakan bahwa jenazah yang sudah dimakamkan selama 19 hari itu bersih dari kekerasan benda tajam, kekerasan benda tumpul, patah tulang, maupun tindak kekerasan lainnya.

”Pemeriksaan toksikologi dari organ beserta tanah yang ada di sekitar pemakaman, tidak ditemukan adanya kandungan pestisida, alkohol, arsen, atau pun sianida,” tegas dia.

Meski demikian, Tim Gabungan menemukan kafein pada berbagai organ dan jaringan tubuh Sutrimo.

Editor: Bayu Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore