
Tersangka kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) Febrie Adriansyah usai menjalani pemeriksaan di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta, Selasa (8/9/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Kasus hukum yang menjerat eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah, kini tidak hanya menjadi perhatian dalam proses penegakan hukum.
Perkara dugaan tindak pidana korupsi dan pencucian uang (TPPU) tersebut juga merembet ke ruang digital, dengan munculnya persekusi atau doxing terhadap keluarga Febrie di media sosial.
Sorotan publik bahkan melebar hingga menyentuh ranah privat, yang tidak terkait langsung dengan perkara Febrie.
Istri, kerabat, hingga anak-anak Febrie disebut turut menjadi sasaran serangan warganet, meski mereka tidak memiliki keterlibatan langsung dalam perkara hukum yang tengah berjalan.
Seiring bergulirnya proses hukum Febrie Adriansyah yang telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan, kehidupan pribadi mantan Jampidsus tersebut ikut menjadi konsumsi sejumlah akun di media sosial.
Informasi mengenai keluarga dan kehidupan privatnya berpotensi tersebar luas tanpa mempertimbangkan hak atas privasi.
Pengamat media sosial dan digital, Tuhu Nugraha, menilai fenomena warganet yang turut menguliti keluarga terduga pelaku korupsi menunjukkan paradoks dalam partisipasi publik di era digital.
Menurut dia, tuntutan terhadap transparansi dan akuntabilitas harus tetap dibedakan dari persekusi terhadap pihak yang tidak terkait langsung dengan perkara.
"Keluarga tidak otomatis bertanggung jawab atas tindakan anggota keluarganya. Karena itu, masyarakat juga perlu diedukasi mengenai hak keluarga yang terdampak, termasuk hak atas privasi, keamanan, martabat, dan khususnya perlindungan terhadap anak," kata Tuhu Nugraha kepada wartawan, Jumat (25/9).
Tuhu menegaskan, pengawasan publik terhadap proses hukum semestinya diarahkan pada substansi perkara dan bagaimana kekuasaan dijalankan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Zidane Ingin Menang di Stade de France
Prediksi Skor Kosta Rika vs Haiti di CONCACAF: Les Grenadiers Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Siprus vs Latvia di Liga Nations UEFA: I Galanolefki Menang Tipis di Neo GSP
Koordinator BEM UI Diserang OTK di Tebet Jaksel, Sempat Diancam Bunuh
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022