
Ilustrasi Tunjangan Hari Raya. (Ekoanug/Pixabay via Jawa Pos )
JawaPos.com - Kabar gembira bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri dan pensiunan di seluruh Indonesia. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa telah menetapkan aturan main terbaru mengenai pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji Ketiga Belas untuk tahun anggaran 2026.
Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 13 Tahun 2026 yang menjadi dasar hukum teknis agar proses pencairan bonus tahunan ini berjalan lancar dan tepat waktu.
Dalam aturan terbaru ini, pemerintah menegaskan bahwa prioritas utama pembayaran dilakukan secara nontunai alias langsung masuk ke rekening penerima. Hal ini dilakukan untuk menjamin transparansi dan kecepatan distribusi dana.
"Pembayaran tunjangan Hari Raya dan gaji ketiga belas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (1) dilaksanakan dengan mekanisme pembayaran langsung kepada penerima," bunyi Pasal 5 ayat (1) dalam peraturan tersebut.
Namun, jika karena kondisi tertentu pembayaran langsung tidak bisa dilakukan, pemerintah menyediakan jalur alternatif melalui bendahara pengeluaran di masing-masing instansi.
Bagaimana dengan Pensiunan dan ASN Mutasi?
Bagi para pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan, proses pencairan tidak mengalami perubahan signifikan. Dana akan disalurkan melalui dua lembaga resmi, yakni PT Taspen (Persero) atau PT Asabri (Persero).
Menariknya, PMK ini juga memberikan perlindungan bagi ASN yang sedang dalam proses pindah tugas (mutasi). Agar hak mereka tidak hilang, surat keterangan penghentian pembayaran (SKPP) harus mencantumkan dengan jelas status pembayaran THR dan Gaji ke-13 mereka.
Syarat Administrasi Lewat Aplikasi Gaji
Untuk memastikan perhitungan yang akurat, setiap satuan kerja (Satker) wajib menggunakan aplikasi gaji berbasis web. Jika terjadi kendala teknis pada sistem web, Satker diperbolehkan menggunakan aplikasi berbasis desktop versi terbaru sebagai cadangan.
Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada kesalahan dalam nominal yang diterima oleh setiap abdi negara, termasuk jika ada pembayaran kekurangan atau susulan di kemudian hari.
Cair Otomatis, Tanpa Biaya Tambahan
PT Taspen (Persero) sebelumnya mengumumkan bahwa penyaluran Tunjangan Hari Raya (THR) 2026 telah mencapai angka fantastis, yakni 97 persen per Maret ini.
Meski sebagian besar dana sudah masuk ke kantong, Taspen meminta para peserta tetap waspada. Pasalnya, momen pencairan dana besar seperti ini sering kali dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan penipuan.
Satu hal yang perlu dicatat, proses pencairan THR ini dilakukan secara otomatis. Para pensiunan tidak perlu melakukan otentikasi ulang atau mendaftar kembali ke kantor cabang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
