Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Maret 2026, 07.08 WIB

Wajah Baru Jakarta Selatan! Taman Bendera Pusaka Resmi Dibuka, Gabungkan Ayodya hingga Langsat 

Setahun sudah duet Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno menakhodai Ibu Kota. (istimewa) - Image

Setahun sudah duet Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno menakhodai Ibu Kota. (istimewa)

JawaPos.com - Warga Jakarta kini punya destinasi baru untuk melepas penat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung baru saja meresmikan Taman Bendera Pusaka di Jakarta Selatan pada Sabtu (14/3).

Ruang terbuka hijau (RTH) seluas 5,6 hektare ini merupakan hasil integrasi dari tiga taman ikonik yakni Taman Ayodya, Taman Leuser, dan Taman Langsat.

Tak hanya sekadar taman, peresmian ini terasa spesial karena dihadiri oleh Wakil Gubernur Rano Karno dan Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri. Kehadiran taman ini menjadi bukti komitmen Pemprov DKI dalam menyediakan ruang publik yang inklusif dan nyaman bagi semua kalangan.

Uniknya, desain taman ini tidak dibuat sembarangan. Arsitek kenamaan Yori Antar merancang kawasan ini dengan filosofi Sang Saka Merah Putih. Area taman dibagi menjadi dua zona utama yang memiliki karakter berbeda.

Ada Zona Merah yang didesain aktif dan dinamis untuk mereka yang suka bergerak, serta Zona Putih yang lebih tenang dan reflektif bagi pengunjung yang ingin mencari ketenangan di tengah hiruk-pikuk kota.

"Dengan luas sekitar 5,6 hektare dan jogging track sepanjang 1,2 kilometer, taman ini diharapkan menjadi salah satu pilihan ruang publik bagi warga Jakarta untuk berolahraga maupun beraktivitas," ujar Gubernur Pramono, Sabtu (14/3).

Fasilitas Lengkap: Dari Lapangan Padel hingga Hutan Kota

Bagi pecinta olahraga, Taman Bendera Pusaka adalah surga kecil. Di sini tersedia lapangan padel, lapangan multifungsi (basket, tenis, bulu tangkis), hingga jogging track yang panjang. Ada juga amphitheater untuk tempat kumpul komunitas kreatif.

Bukan sekadar beton, taman ini tetap mempertahankan sisi alaminya dengan 285 pohon dari 12 jenis tanaman, termasuk pohon langka seperti eboni, menteng, dan cempaka. Untuk menghubungkan ketiga taman tersebut, dibangun pula terowongan bawah tanah yang memudahkan akses pengunjung.

Sebagai bentuk penghormatan sejarah, berdiri tegak patung Ibu Fatmawati karya pematung Teguh Ostenrik di tengah kawasan taman.

Gubernur Pramono menegaskan bahwa pembangunan taman ini tidak menyentuh uang rakyat di APBD sama sekali.

"Pembangunan taman ini sepenuhnya merupakan hasil kerja sama dengan pihak swasta melalui mekanisme Koefisien Lantai Bangunan (KLB) dan Surat Persetujuan Prinsip Pembebasan Lokasi/Lahan (SP3L), sehingga tidak menggunakan dana APBD," jelasnya.

Tips Berkunjung: Naik Transportasi Umum Lebih Asyik!

Taman Bendera Pusaka beroperasi 24 jam dan sudah dilengkapi sistem keamanan CCTV. Mengingat lokasinya yang strategis di kawasan Blok M, pengunjung sangat disarankan untuk menggunakan transportasi publik guna menghindari kepadatan parkir.

"Kami mengimbau masyarakat yang ingin berkunjung ke taman ini sebaiknya menggunakan transportasi publik. Aksesnya cukup mudah dari berbagai arah. Jika semua datang dengan kendaraan pribadi, tentu kapasitas parkir yang tersedia tidak akan mencukupi," imbuh Gubernur Pramono.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore