
Gerbang Tol Cikampek Utama, pintu masuk arus kendaraan mudik dari Jakarta dan sekitarnya menuju Jawa Barat, Jawa tengah, hingga Jawa Timur. (Jasa Marga)
JawaPos.com - Arus mudik Idul Fitri 1447H mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan yang signifikan.
Menanggapi situasi ini, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) resmi memberlakukan kembali rekayasa lalu lintas contraflow di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek pada Rabu malam (18/3).
Langkah ini diambil guna mengurai kepadatan kendaraan yang menuju arah Timur Trans Jawa agar perjalanan para pemudik tetap lancar dan terkendali.
Penerapan contraflow kali ini bersifat situasional. Sebelumnya, jalur tambahan ini sempat ditutup sementara untuk menyesuaikan volume kendaraan di lapangan.
Namun, seiring dengan padatnya arus lalu lintas di malam hari, langkah contraflow ini kembali diaktifkan.
VP Corporate Secretary and Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo menjelaskan, kebijakan ini sepenuhnya mengikuti arahan pihak kepolisian.
"Untuk mengupayakan kelancaran lalu lintas arus mudik periode libur Idulfitri 1447H/2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas contraflow pada KM 36 s.d KM 70 arah Cikampek Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek diberlakukan secara situasional dengan skema buka tutup berdasarkan diskresi Kepolisian," ujar Ria, Rabu (18/3) malam.
Setelah melakukan pemantauan intensif, JTT memutuskan untuk membuka kembali akses contraflow mulai dari KM 36 hingga KM 70.
Pembukaan ini dilakukan tepat pada pukul 20.51 WIB untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang terus mengalir.
Baca Juga:Gubernur Pramono Anung Siapkan Fasilitas "Mudik ke Jakarta" bagi Warga yang Tidak Pulang Kampung
"Sebelumnya, contraflow pada segmen tersebut sempat ditutup sementara menyesuaikan dengan kondisi lalu lintas di lapangan. Setelah melihat kondisi lalu lintas meningkat kembali, JTT kembali berlakukan lalu lintas contraflow KM 36 s.d KM 70 arah Cikampek kembali dibuka pada pukul 20.51 WIB atas diskresi Kepolisian guna mendukung kelancaran arus kendaraan menuju wilayah Timur Trans Jawa," tambah Ria.
JTT memastikan koordinasi dengan Kepolisian tetap berjalan intensif demi menjamin keselamatan pengguna jalan. Namun, masyarakat juga diminta untuk proaktif dalam mempersiapkan perjalanan mereka.
Pihak Jasa Marga mengimbau pemudik untuk selalu mengecek saldo kartu uang elektronik (e-toll) dan memastikan kondisi fisik kendaraan dalam keadaan prima.
"JTT mengimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas serta arahan petugas di lapangan, serta memastikan kecukupan saldo kartu uang elektronik sebelum melakukan perjalanan," imbuhnya.
