
Suasana arus balik di gerbang tol Cikampek Utama 2, Selasa (24/3) malam. (Jasa Marga)
JawaPos.com - Untuk memastikan arus lalu lintas dari Jalan Tol Pejagan hingga Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek) berjalan lancar, Korlantas Polri bersama instansi terkait lainnya memberlakukan one way tahap II. Rekayasa lalu lintas itu berlangsung mulai dari Kilometer 263 di Jalan Tol Pejagan-Kilometer 70 Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
”Berdasar laporan dari Candi Zebra satu, Lodaya Zebra satu, serta hasil monitoring situasi arus lalu lintas yang telah terkendali, maka pada hari ini Jumat tanggal 27 Maret 2026 pukul 10.23 WIB, pelaksanaan one way tahap II presisi dinyatakan dibuka,” kata Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi.
Di tempat yang sama, Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menyampaikan bahwa one way tahap II dilakukan sebagai bagian dari tata kelola manajemen lalu lintas untuk memprioritaskan arus balik dari Jalan Tol Trans Jawa, khususnya kendaraan dari arah Semarang Raya, Solo, Jogja, dan Jawa Timur (Jatim).
”Termasuk juga pada saat yang sama juga, kami monitoring arus balik yang dari Jawa Barat, termasuk juga yang dari Trans Sumatera yang melalui Bakauheni, Merak, sampai Cikupa,” jelasnya.
Menurut Agus, rekayasa lalu lintas one way tahap II dilakukan untuk memastikan arus balik tetap terkendali. Apalagi besok (28/3) dan lusa (29/3), diprediksi terjadi puncak arus balik. Sebelumnya, Korlantas Polri juga sudah melaksanakan one way tahap I mulai dari Kilometer 132.
”Manakala masih ada bangkitan arus dari atas arahan pak menteri, dari Kilometer 263 kami juga akan buka one way tahap selanjutnya. Demikian juga apabila situasional dari Kalikangkung, Gate Kalikangkung indikatornya sudah hampir 4.000, kemungkinan juga akan kami buka one way nasional pada hari ini,” jelasnya.
Semua skenario tersebut disiapkan oleh Korlantas Polri secara bertahap. Semua berdasar pada data dan jumlah kendaraan yang melintasi Jalan Tol Trans Jawa menuju arah Jakarta dan sekitarnya. Agus menegaskan, pihaknya akan terus berusaha mengurai kepadatan arus.
”Pada kesempatan ini juga kami laporkan bahwa hasil analisa dan Kamseltibcarlantas, jumlah kecelakaan dalam rangka Operasi Ketupat ada penurunan fatalitas korban sebanyak 30,4 persen. Jadi, ini sudah firm kami lakukan cek kejadian peristiwa kecelakaan,” ujarnya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
