
Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Niat jahat dua karyawan warung ayam geprek di Jakarta berujung maut. Gara-gara menolak diajak merampok harta majikan, seorang pria berinisial AH tewas di tangan rekan kerjanya sendiri saat suasana kios sedang sepi ditinggal mudik.
Polisi bergerak cepat menangkap para pelaku. Saat ini, keduanya sudah mendekam di balik jeruji besi untuk mempertanggungjawabkan perbuatan keji tersebut.
"Sudah, sudah kita tangkap. Sudah kita tangkap. Dua orang sudah dilakukan penahanan," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin, Selasa (31/3).
Peristiwa berdarah ini bermula ketika pemilik kios ayam geprek pulang kampung sejak 18 Maret 2026. Di lokasi tersebut, hanya tersisa tiga orang karyawan yang menjaga toko, termasuk korban AH dan dua pelaku.
Memanfaatkan situasi yang lengang, kedua pelaku menyusun rencana jahat untuk menguasai aset milik bos mereka. Namun, rencana itu terhambat karena AH terang-terangan menolak untuk terlibat dalam aksi kriminal tersebut.
"Mereka sama-sama karyawan di sana. Kemudian yang satu, yang korban itu diajak untuk melakukan kejahatan tapi menolak. Sehingga yang dua orang membunuh si korban tersebut," ungkap Iman.
Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, kedua tersangka awalnya mengincar mobil milik majikan mereka. Namun, karena sistem pengamanan kendaraan yang cukup ketat, para pelaku sempat mengubah target sasaran.
"(Motif) Ingin menguasai barang milik majikannya. Awalnya yang mau diambil itu adalah mobil. Tapi karena ada pengamanan yang cukup lumayan ketat sehingga yang rencananya awalnya mobil, bergeser ke motor," jelasnya.
Meski target berubah menjadi sepeda motor, AH tetap teguh pada pendiriannya dan menolak membantu kedua rekannya. Penolakan inilah yang memicu emosi pelaku hingga akhirnya nekat menghabisi nyawa rekan kerja mereka sendiri.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
