
Tim Basarnas melakukan evakuasi korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi TImur. (Basarnas)
JawaPos.com - Jumlah korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur terus bertambah. Berdasar informasi terbaru yang disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, sampai Senin tengah malam (24/4), sudah ada 29 korban yang dievakuasi. Di antara puluhan korban tersebut, 3 diantaranya meninggal dunia.
Dasco menyampaikan keterangan itu usai melihat langsung proses evakuasi korban yang dilaksanakan oleh petugas gabungan di Stasiun Bekasi Timur. Dia menyampaikan bahwa proses evakuasi masih terus berjalan karena beberapa korban terjepit di dalam gerbong.
”Untuk sementara saya mendapat informasi sudah dievakuasi sebanyak 29 orang pada saat ini sudah di rumah sakit, dan sementara 3 meninggal dunia,” ucap Dasco saat diwawancarai oleh awak media.
Sampai evakuasi selesai dilakukan, lanjut Dasco, jumlah korban diperkirakan akan terus bertambah. Dia berharap proses evakuasi segera selesai, sehingga seluruh korban dapat dibawa ke rumah sakit. Namun demikian, kecelakaan hebat menyebabkan petugas harus memotong beberapa bagian gerbong.
Baca Juga:Datangi Lokasi Kecelakaan KA Argo Bromo-KRL di Bekasi, Dasco: Korban Masih Terus Bertambah
”Kalau melihat proses evakuasi yang sedang berlangsung, ada kemungkinan korban masih dapat terus bertambah. Tapi, kita doakan semoga proses evakuasi dapat segera selesai dengan cepat,” imbuhnya.
Berdasar informasi yang disampaikan oleh Pemerintah Kota Bekasi, para korban dievakuasi ke 3 rumah sakit berbeda. Yakni RSUD Bekasi, Rumah Sakit Bella Bekasi, dan Rumah Sakit Primaya. Data lengkap jumlah korban masih akan terus diperbarui oleh pihak berwenang.
Sebelumnya diberitakan bahwa Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo menyatakan, fokus KAI saat ini adalah melakukan evakuasi korban. Dia memastikan, penanganan dilakukan bersama-sama oleh KAI bersama aparat kepolisian dan instansi terkait lainnya.
”Saat ini, PT KAI bersama pihak kepolisian tengah melakukan proses evakuasi terhadap rangkaian kereta serta penanganan korban di lokasi kejadian. Kami berupaya semaksimal mungkin agar operasional perjalanan kereta api dapat segera kembali normal,” kata dia kepada awak media.
Berdasar informasi yang diperoleh sejauh ini, lokasi kecelakaan berada di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920. Kecelakaan terjadi pada Senin malam (27/4) sekitar pukul 20.52 WIB. PLB 5568A (CL KPB–CKR) tertemper oleh PLB 4B (KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi).

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Prediksi Skor Prancis vs Maroko: Bandar Taruhan Klaim Les Bleus Menang 90 Menit, Opta Beri Peluang Pasti 60,9 Persen
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
