
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Tragedi kecelakaan KRL vs KAJJ Argo Bromo Anggrek di Bekasi yang terjadi pada Senin (27/4) menyisakan duka mendalam bagi warga Jakarta. Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno pun turut melayat ke kediaman salah satu korban, Nuryati, 62, di Kemayoran, Jakarta Pusat, untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung.
Wagub Rano menegaskan, pihaknya akan memastikan hak dan bantuan bagi keluarga korban terpenuhi dengan baik. Apalagi, sejumlah korban meninggal diketahui merupakan warga Jakarta.
"Nah, artinya ini menjadi juga bagian tanggung jawab, karena berdasarkan informasi dari 14 korban, 4 orang itu warga Jakarta. Walaupun yang satu ada guru dia tinggal di Cikarang, saya nggak sempat datang ke rumah beliau tapi kepala dinas sedang menuju ke sana," ujarnya, Selasa (28/4).
Baca Juga:Daftar 83 Nama Korban Luka dan 5 Korban Tewas yang Sudah Teridentifikasi di Posko RSUD Bekasi
Terkait bantuan bagi keluarga yang ditinggalkan, Rano Karno memastikan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak akan lepas tangan. Dukungan diberikan mulai dari bantuan finansial melalui Baznas hingga proses pengurusan pemakaman.
"Ya, insyaallah pasti. Ini sudah berjalan kalau di DKI itu, apalagi beliau ini kan juga Dasawisma, rajin Jumantik. Nah itu udah bagian yang memang keluarga dari kita lah, dari komponen pegawai di Pemprov DKI. Tadi Baznas juga memberikan bantuan lah itu sudah, apa ya bahasanya, bukan automatic ya, tapi ya kalau memang ada seperti ini pasti kita akan memberikan bantuan lah itu," tegas Rano.
Bahkan, pemerintah daerah telah memastikan seluruh prosesi hingga pemakaman akan didampingi sepenuhnya oleh Dinas Pemakaman DKI Jakarta.
"Semua insyaallah di sini ada Dinas Pemakaman, semua udah dibantu, makanya insyaallah nanti habis Dzuhur langsung dibawa dulu ke masjid disalatkan setelah itu langsung dibawa ke Bivak," jelasnya.
Sejak kabar kecelakaan mencuat, Wagub Rano mengaku langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk memberikan respons cepat. Ia memantau situasi dari informasi awal hingga koordinasi di lapangan.
"Insyaallah turun BPBD kita turun ke Bekasi, kemudian PMI kita juga turun ke Bekasi, bahkan juga sebagian teman-teman dari Damkar juga turun ke Bekasi," ungkap Rano.
Ia menekankan perlunya evaluasi menyeluruh atas peristiwa tragis tersebut. Ia mengaku terkejut melihat kerusakan parah yang terjadi, terutama pada gerbong khusus perempuan.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Prediksi Skor hingga Rekor Pertemuan Persebaya vs PSMS: Ayam Kinantan Lebih Unggul Atas Green Force
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
Prediksi Skor Port FC vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Pembuktian Magis Shin Tae-yong!
