
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah saat konferensi pers di kantornya, Kamis (21/5). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat menggerebek sebuah hunian yang menjadi sarang penipuan online komplotan warga asing. Dalam operasi ini, petugas mengamankan empat Warga Negara Asing (WNA) asal Tiongkok yang diduga kuat menjalankan aksi scamming berkedok aplikasi pembayaran.
Keempat pelaku yang diringkus masing-masing berinisial LY, 34, QZ, 42, ZZ, 32, dan WJ, 24.
Penangkapan ini bermula dari kecurigaan petugas intelijen terkait adanya aktivitas tak wajar di salah satu kawasan perumahan di Jakarta Barat. Setelah diselidiki, kecurigaan tersebut terbukti benar.
"Berdasarkan hasil pengawasan dan penyelidikan yang dilakukan petugas, kami berhasil mengamankan empat WNA asal Tiongkok yang diduga melakukan aktivitas penipuan online berkedok aplikasi pembayaran di sebuah hunian di kawasan Jakarta Barat," ujar Ronald Arman Abdullah, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat, Kamis (21/5).
Modus Berkedok Manajer dan Aplikasi Pembayaran
Aksi penggerebekan ini berlangsung pada Senin (18/5). Berdasarkan pemeriksaan dokumen keimigrasian, tiga dari empat pelaku ternyata menggunakan Izin Tinggal Terbatas (ITAS) pekerja formal untuk menyamarkan kedok mereka.
LY mengantongi izin sebagai General Manager, ZZ sebagai Technical Manager, dan QZ sebagai Marketing Manager. Sementara itu, pelaku terkecil berinisial WJ masuk ke Indonesia hanya menggunakan Visa on Arrival (VoA) melalui Bandara Soekarno-Hatta.
Dari lokasi kejadian, petugas menyita puluhan barang bukti elektronik yang digunakan untuk menjebak korban. Di antaranya adalah 41 unit telepon genggam, 13 unit laptop, 5 unit monitor komputer, serta 6 buah paspor kebangsaan Tiongkok, di mana dua di antaranya tanpa pemilik.
Korban Dipaksa Deposit Uang
Saat memeriksa perangkat elektronik pelaku, petugas menemukan bukti digital. Terdapat daftar situs iklan berbahaya (malvertising), web pendaftaran akun palsu, hingga riwayat obrolan transaksi deposit dan pencairan dana penipuan.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
