
Pemkot Jakarta Pusat menggelar bursa kerja atau Job Fair Jakarta Pusat 2026 Tahap I di GOR Senen, Kamis (4/6). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Kabar gembira bagi warga Jakarta yang sedang mencari pekerjaan. Pemkot Jakarta Pusat resmi membuka bursa kerja atau Job Fair Jakarta Pusat 2026 Tahap I di GOR Senen.
Acara yang berlangsung selama dua hari pada Kamis-Jumat, 4-5 Juni 2026 ini menyediakan sekitar 2.000 lowongan pekerjaan dari 37 perusahaan ternama. Menariknya, para pelamar bisa langsung mengikuti proses seleksi di tempat melalui layanan walk in interview.
Pantauan JawaPos.com, ratusan pekerja telah mendatangi lokasi sejak pukul 09.00 WIB. Antrean mengulang langsung terjadi meski job fair belum dibuka.
Bursa kerja yang diinisiasi oleh Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Sudin Nakertransgi) Jakarta Pusat ini dirancang untuk mempermudah dan mempercepat proses rekrutmen. Kehadiran layanan wawancara langsung menjadi daya tarik utama bagi para pencari kerja.
Baca Juga:Ada Pemutihan Denda Pajak Kendaraan 3 Bulan, Polda Metro Jaya Minta Masyarakat Memanfaatkan Momentum
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta Dani Sudrajat menuturkan, bursa kerja tersebut merupakan upaya mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja. Menurutnya, konsep job fair juga terus dikembangkan agar lebih adaptif dengan kebutuhan masyarakat.
"Dalam kesempatan ini ada sekitar 2.000 lowongan serta diikuti sekitar 37 perusahaan. Kegiatan ini juga dilakukan walk in interview dari perusahaan-perusahaan yang berpartisipasi, termasuk walk in interview bagi teman-teman sahabat disabilitas," ujar Dani di lokasi.
Selain menyediakan ribuan lowongan di perusahaan formal, Job Fair Jakarta Pusat 2026 kali ini tampil beda. Pemprov DKI Jakarta sengaja melibatkan pelaku UMKM binaan (JakPreneur) untuk memberikan alternatif karier bagi pengunjung. Langkah ini diambil agar masyarakat tidak hanya terpaku mencari kerja, tetapi juga terinspirasi untuk membuka usaha sendiri.
Ia menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta tidak ingin pelaksanaan job fair hanya menjadi agenda rutin tahunan yang konsepnya tidak berubah. Karena itu, kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku UMKM binaan untuk mendorong wirausaha baru.
"Kami berupaya melakukan penyesuaian sesuai arahan Bapak Gubernur bahwa job fair ini tidak melulu konsepnya sama dari tahun ke tahun. Tidak cuma pencari kerja dengan perusahaan yang bertemu, namun juga memberdayakan UMKM binaan," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022