Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juni 2026 | 03.17 WIB

Kenapa Sampah Warga Jakarta Menumpuk dan Lambat Diangkut Pemprov DKI? Ternyata Ini Penyebab Aslinya!

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim. (ANTARA) - Image

Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Cyril Raoul Hakim alias Chico Hakim. (ANTARA)

JawaPos.com - Masalah penumpukan sampah di permukiman warga DKI Jakarta belakangan ini kian meresahkan. Banyak warga mengeluhkan armada kebersihan yang lambat mengangkut sampah hingga berhari-hari.

Staf Khusus Gubernur Jakarta, Chico Hakim, akhirnya buka suara dan membeberkan alasan utama di balik keterlambatan pelayanan ini. Ia mengakui hal ini dipengaruhi oleh kapasitas TPST Bantargebang yang masih dalam pemulihan pasca longsor Zona 4 pada Maret 2026 lalu. 

Hal ini menyebabkan antrean truk lebih panjang dan waktu putar balik armada menjadi lebih lama. 

"Di lapangan, kendala utama meliputi volume sampah harian yang tinggi (sekitar 7.500–8.000 ton), ditambah lonjakan pasca-Lebaran. Pengaturan operasional untuk menghindari overload di Bantargebang," ujar Chico kepada JawaPos.com, Minggu (14/6).

Kendala lainnya, kerja truk juga di tengah di optimalisasi dan distribusi ke fasilitas pengolahan lain (seperti RDF Plant). 

"Kami terus mempercepat pengangkutan dengan menambah armada dan koordinasi ketat antar-Sudin LH," kata Chico.

Kondisi Riil dan Antrean Truk di TPST Bantargebang

Akibat musibah longsor beberapa bulan lalu, kapasitas operasional TPST Bantargebang mengalami penurunan drastis. Hal ini memicu antrean panjang armada truk sampah yang berimbas pada keterlambatan penjemputan di lingkungan warga.

Situasi di lapangan saat ini masih terus diupayakan untuk kembali normal, meskipun hambatan ritase truk menuju Jakarta belum sepenuhnya teratasi.

"Ya, antrean masih terjadi, meski sudah lebih terkelola dibandingkan puncak pasca-longsor. Antrean ini disebabkan oleh pengurangan zona aktif (saat ini fokus pada Zona 1, 2, dan 5) akibat penataan pasca-longsor Zona 4, serta volume sampah yang tetap tinggi. Ini menghambat ritase truk kembali ke Jakarta," katanya. 

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore