
Ketua Umum Pendekar 08 Ancilla Yanny Irmella memberi semangat kepada anak-anak yang mengikuti khitanan massal gratis Serpong, Tangsel, Kamis (9/7). (Dok. Pendekar 08)
JawaPos.com - Pemerintah bergotong royong memberikan layanan kesehatan untuk anak-anak Tangerang Selatan, Banten. Sebanyak 80 anak di Tangsel mendapat khitanan gratis di Serpong pada Kamis (9/7). Tepatnya di Gedung UPTD Latihan Kerja Disnakertrans Provinsi Banten.
Khitanan gratis itu merupakan Bakti Sosial Khitanan Massal yang dilakukan oleh Pendekar 08 bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan. Mereka melibatkan tenaga kesehatan dan berbagai mitra.
Bakti Sosial Khitanan Massal itu dibuka langsung oleh Ketua Pembina Pendekar 08, M. Qodari. Dia mengapresiasi seluruh pihak yang telah berperan dalam menyukseskan penyelenggaraan bakti sosial tersebut.
Dia mengatakan, khitanan massal gratis tidak tidak hanya bertujuan meningkatkan kesehatan anak, tetapi juga membantu meringankan beban ekonomi keluarga yang membutuhkan. Melalui layanan khitanan massal, masyarakat memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan yang layak tanpa harus memikirkan biaya, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh para peserta dan keluarga mereka.
Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan berbagai mitra menjadi kunci terlaksananya kegiatan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.
Ketua Umum Pendekar 08 Ancilla Yanny Irmella yang juga hadir dalam mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi untuk terus hadir menjawab kebutuhan masyarakat melalui aksi sosial yang memberikan dampak langsung.
"Pendekar 08 percaya bahwa pengabdian terbaik adalah yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Melalui khitanan massal ini kami ingin membantu para orang tua, sekaligus memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan layanan kesehatan yang layak sebagai bekal tumbuh menjadi generasi yang sehat dan percaya diri," ujar Ancilla.
Dia menilai pembangunan bangsa tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia (SDM). Oleh karena itu, perhatian terhadap kesehatan anak menjadi investasi jangka panjang yang harus diwujudkan melalui kerja sama berbagai pihak.
"Membangun Indonesia bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas manusianya. Anak-anak yang sehat akan memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar, berkembang, dan menjadi generasi yang membanggakan bangsa. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen bangsa harus terus diperkuat," katanya.

Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Analisis Prediksi Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Kans Besar Three Lions Lolos ke Semifinal!
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
Tak Singgung Pengunduran Diri, Ini 6 Poin Pernyataan Jampidsus Febrie Adriansyah Usai Rumahnya Digeledah Polisi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: Tembok Tebal La Roja Bakal Sulitkan Setan Merah!
Rekor 12 Pertemuan Norwegia vs Inggris: Three Lions Superior, Mampukah Erling Haaland Cs Mematahkan Dominasi?
Sepak Bola Indonesia Berduka, Tokoh Suporter Persebaya Surabaya Andie Peci Meninggal Dunia
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
