
Ilustrasi rekening bank. Otoritas Jasa Keuangan meminta perbankan menutup akses rekening yang terkait dengan judi online. (Istimewa)
JawaPos.com - Seorang asisten rumah tangga (ART) yang merangkap sebagai perawat lansia (caregiver) berinisial NS, 33, terpaksa berurusan dengan hukum. Pelaku diringkus polisi setelah diduga kuat menguras isi rekening majikannya sendiri secara bertahap hingga mencapai Rp 450 juta selama satu tahun terakhir.
Unit Reserse Kriminal Polsek Kalideres Polres Metro Jakarta Barat bergerak cepat mengamankan NS di tempat kerjanya, kawasan Jalan Tampak Siring, Kalideres, Jakarta Barat. Penangkapan ini dilakukan setelah korban menyadari adanya kejanggalan dan transaksi mencurigakan pada rekening pribadinya.
Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang menuturkan, aksi kriminal ini berjalan mulus karena pelaku memanfaatkan posisinya yang sangat dipercaya oleh korban. Sebagai perawat harian, NS memang diberikan akses langsung terhadap fasilitas perbankan korban.
"Dari hasil penyelidikan diketahui, pelaku memanfaatkan kepercayaan penuh yang diberikan korban," ujar Rihold, Selasa (14/7).
NS dipercaya memegang kartu ATM beserta nomor PIN dengan tujuan mempermudah penarikan uang tunai untuk keperluan hidup sehari-hari korban. Namun, alih-alih menjaga amanah, pelaku justru memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperkaya diri sendiri tanpa sepengetahuan pemiliknya.
Hasil Kuras Rekening Diubah Menjadi Aset di Kampung Halaman
Aksi lancung yang dilakukan secara bertahap selama setahun ini akhirnya menyisakan kerugian besar bagi korban. Berdasarkan pemeriksaan pihak kepolisian, uang curian berdarah dingin tersebut rupanya langsung dialirkan pelaku ke luar daerah.
Kanit Reskrim Polsek Kalideres AKP Rachmad Wibowo menjelaskan, sebagian besar uang hasil kejahatan tersebut dikirim oleh pelaku ke kampung halamannya di Tuban, Jawa Timur. Dana ratusan juta itu kemudian diubah bentuk menjadi sejumlah aset mewah.
"Dari hasil penyidikan, uang yang diambil pelaku digunakan untuk membeli kendaraan roda empat, sepeda motor, dan perhiasan. Saat ini kami telah mengamankan sejumlah perhiasan yang diduga dibeli menggunakan uang hasil kejahatan serta kartu ATM milik korban sebagai barang bukti," ungkap Rachmad.
Imbauan Polisi dan Ancaman Hukuman
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
