
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri agenda Capacity Building tentang Penerbitan Obligasi di Jakarta Selatan, Selasa (21/7). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pemprov DKI berencana menerbitkan obligasi daerah senilai Rp 3,5 triliun pada tahun 2027 untuk membiayai berbagai proyek infrastruktur publik jangka panjang. Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat menghadiri agenda Capacity Building tentang Penerbitan Obligasi di Jakarta Selatan, Selasa (21/7).
Pramono menegaskan, dana hasil penerbitan obligasi sebesar Rp 3,5 triliun tersebut tidak akan digunakan untuk kebutuhan konsumtif. Seluruh alokasi dana akan difokuskan pada pembangunan fasilitas publik yang berdampak langsung bagi masyarakat luas.
"Nilainya Rp 3,5 triliun, penggunaannya untuk hal-hal yang bersifat mendasar dan jangka panjang untuk kepentingan publik. Di antaranya adalah proyek pelayanan publik seperti LRT rute Velodrome-Dukuh Atas, RSUD, unit sekolah, embung, polder, dan sebagainya," ujar Pramono.
Politikus PDI Perjuangan ini mengaku telah banyak investor yang menunggu-nunggu hadirnya obligasi daerah ini. Besarnya kapasitas APBD Jakarta menjadi magnet kuat bagi para pemilik modal untuk berpartisipasi.
"Yang untuk investor yang datang banyak banget. Karena kalau Jakarta size APBD-nya besar, yang pengen banyak banget," tambah Pramono.
Gandeng Bank Dunia hingga OJK demi Transparansi
Saat ini, Pemprov DKI masih terus melakukan pematangan agar skema baru ini berjalan aman dan akuntabel. Kemenko Perekonomian pun telah memberikan persetujuan dan usulan ini secara resmi masuk dalam pembahasan KUA-PPAS APBD 2027 bersama DPRD DKI Jakarta.
Guna memastikan penerbitan obligasi daerah berjalan sesuai standar internasional, Pemprov DKI turut melibatkan berbagai lembaga keuangan nasional maupun global dalam tahap koordinasi dan diskusi.
DPRD Dukung Penuh Alternatif Pendanaan Kreatif
Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin, menyambut baik terobosan pendanaan di luar Pendapatan Asli Daerah (PAD) ini. Menurutnya, ini merupakan sejarah baru bagi pembangunan daerah.
"DPRD DKI tentu saja menyambut baik upaya-upaya mencari alternatif pendanaan di luar PAD. Dan ini merupakan salah satu terobosan yang sangat penting dan bersejarah bagi Jakarta dan tentu nanti akan menjadi model bagi daerah yang lain," kata Suhud.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022