Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 25 Juli 2026 | 02.29 WIB

Rekor Baru Transaksi Festival Jakarta Great Sale Capai Rp26,8 Triliun

Gubernur DKI Jakarya Pramono Anung saat menghadiri seremonial penutupan FJGS 2026 di Pondok Indah Mall (PIM) 3, Jakarta Selatan, Jumat (24/7). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Gubernur DKI Jakarya Pramono Anung saat menghadiri seremonial penutupan FJGS 2026 di Pondok Indah Mall (PIM) 3, Jakarta Selatan, Jumat (24/7). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Penyelenggaraan Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2026 resmi berakhir dengan mencatatkan performa ekonomi yang sangat impresif. Selama periode 10 Juni hingga 22 Juli 2026, ajang diskon tahunan dalam rangka HUT ke-499 Kota Jakarta ini berhasil membukukan total nilai transaksi sekitar Rp26,8 triliun.

Capaian besar tersebut disumbangkan dari transaksi di 104 mal atau pusat perbelanjaan sebesar Rp16,8 triliun, serta transaksi di sektor ritel luar mal yang menyentuh angka Rp10 triliun.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan rasa optimisnya terhadap arah pertumbuhan ekonomi kawasan ibu kota usai melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa selama festival berlangsung.

"FJGS bukan sekadar agenda diskon dan promosi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga optimisme dunia usaha, menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat, memperluas pemasaran produk lokal dan UMKM, serta memperkuat Jakarta sebagai destinasi wisata budaya, kuliner, hiburan, dan belanja," ujar Pramono saat menghadiri seremonial penutupan FJGS 2026 di Pondok Indah Mall (PIM) 3, Jakarta Selatan, Jumat (24/7).

Secara khusus, perputaran uang di mal-mal Jakarta mengalami kenaikan sekitar lima persen jika dibandingkan dengan capaian FJGS 2025 yang berada di angka Rp15,98 triliun.

Kenaikan ini turut didorong oleh meluasnya partisipasi ekosistem perdagangan yang melibatkan lebih dari 20.000 tenant ritel.

Pergerakan positif ini sejalan dengan tren pertumbuhan ekonomi Jakarta yang mencatatkan angka 5,59 persen (year-on-year) pada triwulan I 2026, di mana sektor perdagangan menjadi kontributor terbesar dengan porsi 18,06 persen.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi para pelaku usaha, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta turut memberikan insentif berupa pembebasan pajak reklame kepada 104 pusat perbelanjaan dan pelaku ritel yang terlibat, sesuai Keputusan Gubernur Nomor 870 Tahun 2025.

"Ke depan, kolaborasi dengan APPBI, HIPPINDO, pelaku ritel, UMKM, Bank Indonesia, OJK, dan seluruh pemangku kepentingan akan terus diperkuat. FJGS diharapkan berkembang menjadi festival belanja unggulan bertaraf internasional yang mendukung target Jakarta masuk 50 besar kota global pada 2030 dan 20 besar pada 2045," tegas Pramono.

Ketua Pelaksana FJGS 2026 Mualim Wijoyo menambahkan, kesuksesan gelaran tahun ini menegaskan kembali peran penting pusat perbelanjaan sebagai pusat interaksi publik sekaligus penggerak roda ekonomi Jakarta.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore