Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Agustus 2026 | 22.14 WIB

Aksi Protes Warga Parung Panjang Bisa Lebih Besar Jika Truk Tambang Tak Ditangani Serius

Kemacetan di jalur Parung Panjang Bogor imbas aktivitas truk tambang yang tak mengenal waktu kini tak lagi dirasakan usai tambang ditutup sementara oleh Gubernur KDM. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Kemacetan di jalur Parung Panjang Bogor imbas aktivitas truk tambang yang tak mengenal waktu kini tak lagi dirasakan usai tambang ditutup sementara oleh Gubernur KDM. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Aksi protes warga Jagabaya, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tadi malam, Rabu (12/8),terkait aktivitas truk tambang berakhir damai setelah Forkopimcam Parung Panjang turun tangan. Dalam mediasi tersebut, disepakati dua hal yaitu terkait penanganan persoalan debu dan aktivitas truk tambang yang sudah sangat meresahkan warga.

Warga Parung Panjang mengingatkan potensi konflik yang lebih besar masih terbuka apabila persoalan truk tambang yang melanggar aturan tidak ditangani secara serius.

Ardian, salah satu warga, mengatakan aksi blokade jalan dan pembakaran ban yang dilakukan warga Jagabaya merupakan bentuk keresahan terhadap persoalan yang sejatinya telah berlangsung lama selama puluhan tahun. Menurut dia, aksi tersebut sejauh ini baru melibatkan warga kampung setempat dan belum diikuti oleh warga yang tinggal di sejumlah kawasan perumahan di Parung Panjang.

Keresahan akibat aktivitas truk tambang sejatinya dirasakan oleh semua masyarakat, baik warga yang tinggal di perkampungan maupun mereka yang tinggal perumahan.

"Potensi konflik bisa lebih besar kalau persoalan truk tambang yang melanggar aturan ini tidak ditangani secara serius," kata Ardian kepada JawaPos.com.

Dia menilai, warga yang tinggal di kawasan perumahan memiliki sumber daya yang cukup untuk ikut menyuarakan persoalan tersebut apabila pelanggaran truk tambang masih terus dibiarkan.

"Warga urban di sini (Parung Panjang) lebih memiliki kemampuan dari sisi pemikiran, SDM, kekuatan fiskal, nanti bisa bergabung memberikan support dengan warga yang telah membuat aksi protes seperti tadi malam," ujarnya.

Parung Panjang sendiri telah berkembang menjadi salah satu kawasan hunian yang digemari banyak pengembang di Kabupaten Bogor. Sejumlah perumahan yang telah berdiri di wilayah ini antara lain Puri Awan, Citaville, Samanea Hill, Ayarahill, Grandia Liv, Sentra Land, dan banyak lagi yang lainnya.

Menurut Ardian, kondisi tersebut membuat persoalan truk tambang tidak bisa lagi dipandang hanya sebagai persoalan sepele seperti yang terjadi di masa lalu. Sebab, mobilitas masyarakat sangat bergantung pada akses jalan utama Parung Panjang.

Editor: Abdul Rahman
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore