Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 20 Agustus 2026 | 04.41 WIB

MRT Bundaran HI Akan Tembus Plaza Indonesia dan Wisma Nusantara, Target Rampung Juni 2027

Konsep Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI. (PT Integrasi Transit Jakarta) - Image

Konsep Extended Concourse Stasiun MRT Bundaran HI. (PT Integrasi Transit Jakarta)

JawaPos.com - Proyek perluasan area sirkulasi bawah tanah (Extended Concourse) Stasiun MRT Bundaran HI seluas 4.439 meter persegi akan menembus area Mall Plaza Indonesia dan Wisma Nusantara, serta ditargetkan selesai pada Juni 2027.

Pembangunan infrastruktur di kedalaman 18 meter ini disiapkan untuk menyambut perayaan Jakarta 5 Abad sekaligus mengantisipasi lonjakan hingga 6.000 penumpang harian.

Direktur Utama PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ) Ferdiansyah Roestam DS menjelaskan, jalur sirkulasi bawah tanah ini memiliki dua muara baru untuk memecah kepadatan pejalan kaki.

"Area ini tepat di bawah halte TransJakarta yang akan menghubungkan MRT Stasiun Bundaran HI dengan halte TransJakarta. Ada dua muara baru, yaitu Muara 1 yang terhubung langsung dengan Plaza Indonesia dan Grand Hyatt, serta Muara 2 yang tersambung ke Wisma Nusantara dan Hotel Pullman," ujar Ferdian, Rabu (19/8).

Fasilitas Baru dan Progres 21 persen

Akses di sisi timur dan barat ini memanfaatkan teknologi knock-down panel yang memungkinkan interkoneksi langsung ke area Basement 1 Plaza Indonesia maupun Basement 1 Wisma Nusantara. Untuk mendukung kelancaran pergerakan penumpang, Muara 1 (sisi barat) dilengkapi satu eskalator, satu tangga, dan satu lift. Sementara Muara 2 (sisi timur) ditunjang oleh eskalator dan tangga baru.

Hingga Juli 2026, progres fisik konstruksi telah mencapai 21,46 persen dan diproyeksikan naik menjadi 24,80 persen pada akhir Agustus 2026. Guna mengejar target penyelesaian pada Mei 2027, operasional pengerjaan dilakukan nonstop.

"Pekerjaan konstruksi berjalan 24 jam yang dibagi dalam tiga shift karena tenggat waktu yang ketat hingga Mei 2027. Pekerjaan berat dilakukan siang hari, sedangkan aktivitas yang menimbulkan suara dioptimalkan pada tengah malam agar tidak mengganggu stakeholders gedung sekitar," jelas Ferdian.

Mulai akhir Agustus 2026, metode open-cut mulai diterapkan untuk membuka area muara timur dan barat. Tahapan ini dibarengi rekayasa lalu lintas bertahap di kedua sisi Jalan M.H. Thamrin serta pelebaran area pedestrian hasil koordinasi dengan para pemilik gedung.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore