Ilustrasi maling. (Dok/Jawa Pos)
JawaPos.com - Aksi nekat satu keluarga yang mencoba membobol mesin ATM di sebuah mini market kawasan Kapuk Raya, Cengkareng, Jakarta Barat, gagal total hanya karena tabung oksigen las yang mereka gunakan kehabisan saat beraksi.
Para pelaku yang terdiri dari bapak tiri berinisial RH, istri atau ibu kandung, D, dan sang anak, H, urungkan niat menggasak uang tunai di dalam ATM dan beralih mencuri sejumlah rokok dari dalam minimarket.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Nasriadi menuturkan, ketiga pelaku sudah merencanakan aksi nekat ini secara matang dan membagi peran dengan rapi.
"Pelakunya terdiri dari bapak tiri, anak, dan ibu. Anak dan ibu ini statusnya kandung, sedangkan bapaknya adalah bapak tiri," ujar Nasriadi dalam konferensi pers, Selasa (1/9).
Dalam aksinya, dua orang pelaku yakni RH dan H bertugas masuk ke dalam minimarket untuk merusak dan membobol mesin ATM dengan alat las. Sementara itu, sang ibu, D, bertugas mengawasi situasi di luar area minimarket.
"Pelaku H bersama RH masuk ke dalam untuk membobol ATM, sedangkan ibu menunggu di luar untuk melihat dan memantau situasi kondisi di luar," jelas Nasriadi.
Namun, di tengah proses pengelasan, peralatan mereka mendadak kehabisan bahan oksigen. Akibatnya, mesin ATM sama sekali belum sempat terbuka maupun rusak.
Karena gagal membawa kabur uang tunai dari dalam mesin ATM, para pelaku langsung mengubah sasaran dan mengambil sejumlah barang belanjaan di lokasi.
"Setelah mereka masuk ke dalam dan mencoba menjebol ATM dengan cara mengelas, tiba-tiba bahan las, oksigen tersebut habis," kata Nasriadi.
Tak ingin pulang dengan tangan hampa, mereka mengalihkan sasaran dengan menggasak sejumlah rokok yang ada di dalam minimarket tersebut.
Demi melancarkan aksinya dan menyamarkan identitas, salah satu pelaku bahkan sengaja membeli dan mengenakan pakaian yang menyerupai seragam resmi karyawan mini market.
Pakaian tersebut dibeli secara online untuk mengelabui warga maupun rekaman kamera CCTV di lokasi kejadian.
Meski sempat berupaya rapi, polisi berhasil mengendus keberadaan mereka lewat analisis rekaman CCTV serta laporan dan informasi dari masyarakat.
Saat ini, satu pelaku berinisial RH yang menjadi otak atau aktor intelektual dibalik aksi ini masih dalam buronan dan telah ditetapkan masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Santri Cilik Tegur Bacaan Alquran Nusron Wahid: Ayat Alquran Jangan Diacak-acak!
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Brentford vs Sunderland di Liga Inggris: The Bees Berpeluang Gasak Tim Tamu!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
