
Nagari Salayo dan Kotobaru, Kabupaten Solok direndam banjir, Minggu (4/11)
JawaPos.com - Aliran sungai Batang Lembang mengamuk. Akibatnya, ratusan rumah yang dihuni 275 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) direndam banjir, Minggu (4/11).
Luapan sungai yang melintang dari Kabupaten Solok hingga ke kota Solok itu dipicu kondisi cuaca yang dilanda hujan deras sejak tiga hari terakhir. Beruntung, peristiwa alam itu tidak menelan korban jiwa.
"Data sementara, ada 275 KK di dua nagari di Kecamatan Kubung yang terdampak banjir. Masing di Nagari Kotobaru dan Nagari Salayo," kata Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Dasril.
Dari informasi, Batang Lembang mulai meluap dan merendam pemukiman warga sejak Minggu (4/11) dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB. Debit air tertinggi mencapai pinggang pria dewasa. Beruntung, hujan mulai reda pagi harinya. Sehingga air pun berangsur surut.
"Kalau lebih saja hujan 3 jam, dipastikan air Batang Lembang naik. Ini sudah kayak langganan kami setiap tahun," kata Doni, 34, salah seorang warga Nagari Salayo.
Sementara itu, selain merendam pemukiman, sekolah dan fasum lainnya, banjir juga merendam puluhan hektare areal pertanian sawah masyarakat. "Tapi, alhamdulllah tidak separah banjir sebelumnya," kata Fitri Yandra, warga Nagari Salayo lainnya.
Terkait aliran Batang Lembang yang selalu mengancam masyarakat setiap kali hujan deras ditengarai kerusakan yang terjadi di daerah hulu sungai. Hal itu tidak dibantah oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok Effia Vivi Fortuna.
Kerusakan sungai dibagian hulu menurut Vivi, berdampak terhadap rendahnya serapan air. Pihaknya mengaku, akan terus berupaya mengatasi hal tersebut dengan melakukan konservasi ulang dan reboisasi di kawasan hulu dengan berbagai program penghijauan.
Sementara itu, di kawasan hilir Batang Lembang, pihaknya akan terus berupaya meminta partisipasi masyarakat untuk mau membantu program normalisasi batang lembang yang sebelumnya terganjal status pembebasan lahan.
"Upaya untuk menggaet bantuan normalisasi sungai di daerah ini terus kita lakukan, Untuk tahun ini juga ada, kami harap masyarakat mau bermurah hati dalam pembebasan lahan, karena kita sudah melihat dampak banjir ini tiap tahun," kata Vivi.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
