
Asisten SDM POlri, Irjen Pol Arief Sulistyanto (tengah baju putih) dalam sebuah acara beberapa waktu lalu
JawaPos.com - Perwira Polri mulai kini tampaknya harus berhasil dalam menjalankan tugas yang diembannya. Sebab jika gagal, diwacanakan akan berpengaruh pada jenjang karir di Korps Bhayangkara itu.
"Ke depan kita akan buat itu berpengaruh (keberhasilan tugas dengan proses karir)," ujar Asisten Sumber Daya Manusia (SDM) Polri Irjen Pol Arief Sulistyanto di Kompleks Mabes Polri, Jakarta, Kamis (29/3).
Dia menuturkan, saat ini Polri sedang melakukan penyederhanaan sistem personil. Semua hal yang dilakukan atau tugas yang dikerjakan para anggota akan dicatat, direkam, tak terkecuali kesalahan yang diperbuatnya.
Setiap enam bulan sekali pun pihaknya akan mengadakan tes kesehatan. "Sehingga ketika Kapolri akan melakukan pertimbangan karir, itu kita akan muncul kan. Kesehatannya bagaimana, jangan sampai nanti Kapolda baru presentasi, terus pingsan, gagal," singgung jenderal bintang dua itu.
Bahkan mereka juga akan mempertimbangkan berat badan untuk menempatkan perwira pada jabatan tertentu. "Ya nanti saatnya dari status kesehatan, overweight nggak cocok jadi kapolres. Cocoknya jadi dalang," ucapnya seraya tertawa.
Ya, terutama untuk jabatan tertentu seperti Kapolres atau tingkat di atasnya, SDM Polri akan memperhitungkan betul skor yang perwira miliki. "Untuk jabatan tertentu kita akan lihat skornya. Tidak ada lagi prestasi tak terhimpun, dosa tak terangkum, nggak ada lagi," tutur Arief.
Sementara itu, dia menuturkan sudah ada perwira Polri yang gagal dalam menjalankan tugasnya. Yakni, Kapolres Banggai AKBP Heru Pramukarno.
Diketahui, Heru dicopot dari jabatannya usai terjadinya bentrok antara anggota Polri dan warga yang mayoritas ibu-ibu pengajin di kawasan Tanjung, Kelurahan Keraton, Kota Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, pekan lalu. Itu dipicu terkait pembebasan lahan.
"Ini kan masalah sensitif. Makanya rame di sana. Daripada ini, ya sudah, berarti dia gagal dalam menganalisis situasi dan mengambil langkah-langkah. Saya katakan supaya meredam, kalau enggak akan digoreng terus, maka keputusan ya diganti saja," tukas Arief.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ketua Komisi II DPR Usulkan Gaji PNS lewat Koperasi Hanya untuk Pegawai Pusat
Tak Hanya Bupati Klaten, KPK Juga Tangkap Kepala BPK Perwakilan Jawa Tengah
Prediksi Skor Estudiantes vs Flamengo: Panas Menuju Final Copa Libertadores
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Levante: Granotes Paksa Tuan Rumah Berbagi Poin
Menkop Pastikan Gaji PNS Lewat Koperasi Mulai Tahun Ini, Tak Perlu Tunggu 2027
Prediksi Skor Garudayaksa FC vs Arema FC: Singo Edan Kembali ke Jalur Kemenangan
Prediksi Skor Frankfurt vs FC Koln di Bundesliga: Lini Pertahanan Rapuh Jadi Ancaman Tuan Rumah
KPK Terima Pengembalian Uang Rp 800 Juta dari Hercules Berkaitan Kasus Suap HGB Summarecon
Prediksi Skor Le Mans vs Toulouse: Duel Seru Tim Papan Bawah Demi Lolos Zona Degradasi
Prediksi Skor Garudayaksa vs Arema FC: Produktivitas Singo Edan Jadi Ancaman Bagi Tuan Rumah

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022