
Anggota Polda Papua, Bripda Chici (kiri), Briptu Rastra, dan Bripda Wulan, menghibur anak-anak SD Triesa Unggul Wamena, Jayawijaya, Papua, Rabu (9/10/19). Kegiatan itu dilaksanakan sebagai bagian dari trauma healing pasca kerusuhan 23 September lalu yang
JawaPos.com - Kembali ke sekolah menjadi salah satu alasan terbesar yang mendorong pengungsi kembali dari Jayapura ke Wamena, Jayawijaya, Papua. Pesawat Hercules C-130 TNI-AU mengangkut 87 orang pengungsi mendarat di Bandara Wamena kemarin (9/10).
Di antara mereka ada nama Naomi Palangan. Perempuan asal Tana Toraja, Sulawesi Selatan, tersebut merupakan pengungsi yang sudah seminggu berada di Jayapura.
Naomi menyatakan mendapat informasi bahwa kondisi di Wamena saat ini jauh lebih baik. ”Katanya aman sekarang,” ungkapnya kemarin. Dia juga dihubungi keluarganya yang masih di Wamena. Mereka meminta Naomi kembali ke ibu kota Jayawijaya itu. ”Anak-anak sudah harus sekolah lagi,” imbuhnya.
Pendatang yang sudah lima tahun tinggal di Wamena tersebut mengakui, dirinya takut lantaran kerusuhan 23 September lalu memakan banyak korban. Untuk itu, minggu lalu dia rela berlama-lama antre agar bisa meninggalkan Wamena.
”Sekarang kembali lagi. Ada suami juga di sini,” ujarnya menyebutkan bahwa suaminya memang tidak ikut mengungsi pasca kerusuhan.
Sementara itu, aktivitas masyarakat di Wamena terus bergeliat. Mama-mama mulai keluar ke tempat umum. Mereka kembali berjualan di sejumlah pusat keramaian. Termasuk di antaranya pasar. Di sekolah, aktivitas belajar-mengajar memang belum aktif. Namun, siswa yang masuk bertambah.
Kegiatan di sekolah diisi dengan bermain di lapangan. Mereka didampingi para relawan dari Sahabat Sesama dan Polda Papua. Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari trauma healing sehingga mereka semakin berani datang ke sekolah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
