
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus. (Dimas Apriyanto/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Usai ojek online dilarang mengangkut penumpang selama Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), muncul sebuah video bernada ancaman dari sekelompok pengendara ojek online. Dia mengeluhkan pandemi Covid-19 yang membuat pendapatannya merosot drastis.
"Hingga saat ini kami bagian dari bangsa Indonesia menderita atas dampak wabah Covid-19. Ingat lapar bisa membuat orang menjadi beringas. Lapar bisa mematikan pikiran dan membutakan mata hati. Kalian tidak punya mata hati, tidak punya empati, tidak punya perhatian. Jangan salahkan kami juga tidak punya akal sehat dan tidak punya nurani," kata pria dalam video tersebut.
Terkait itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, pihaknya sempat mengamankan sejumlah oknum ojek online tersebut. Namun, polisi memutuskan tidak menahan mereka. "Memang benar dia sempat kami jemput dan kami amankan tapi tidak kita tahan, kita bebaskan," kata Yusri saat dikonfirmasi, Selasa (14/4).
Para pengemudi ojek online ini hanya sebatas diberi edukasi agar tidak mengulangi perbuatannya. "Kita berikan dia edukasi-edukasi pemahaman terkiat situasi saat ini. Alhamdulillah dia mengerti," imbuhnya.
Yusri menyebut, berdasarkan pengakuan mereka, video tersebut dibuat hanya sebatas mengungkapkan tanggapan terhadap situasi saat ini. Usai mendapat edukasi, pengemudi ojek online tersrbut berjanji tak akan mengulangi perbuatannya.
Mereka bahkan telah membuat video permohonan maaf yang kemudian disebarkan di media sosial. Dia menyelesai perbuatannya dan tidak akan mengulangi kembali.
"Atas nama pribadi dan komunitas memohon maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, kepada pemerintah dan jajaranya, kepada politisi, petinggi partai beserta jajarannya atas pernyataan saya pada tanggal 8 bulan April tahun 2020 di Guntur 49 yang membuat bisa memancing keonaran, bisa menyesatkan masyarakat," kata seorang pengemudi ojol, Cakraman.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=5K-FnGJvVzk
https://www.youtube.com/watch?v=lF9BEjHQ5Fk
https://www.youtube.com/watch?v=xH8n7FMgk_A

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
