Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 5 Desember 2021 | 00.30 WIB

Agar Kematian Novia Terungkap, Keluarga Diminta Buat Laporan Polisi

Foto: Novia Widyasari, 23, semasa hidup. - Image

Foto: Novia Widyasari, 23, semasa hidup.

JawaPos.com - Polda Jawa Timur mendorong keluarga mahasiswa Novia Widyasari Rahayu agar membuat laporan polisi. Meskipun dugaan awal Novia tewas bunuh diri, tapi bila ditemukan fakta lain bisa diproses hukum lebih lanjut.

"Kita berharap yang bersangkutan (ibu korban) untuk membuat LP karena sewaktu-waktu ada dugaan lain kita bisa melakukan langkah," kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Gatot Repli Handoko kepada wartawan, Sabtu (4/12).

Gatot menuturkan, sampai dengan saat ini, penyidik masih memeriksa beberapa saksi. Seperti orang terdekat, pihak puskesmas. Selain itu, Bripda RB yang disebut-sebut memiliki hubungan asmara dengan Novia pun diperiksa Bid Propam.

"Sebetulnya ibunya nggak mau jenazah korban diautopsi. Permasalahannya karena sudah tahu yang bersangkutan (Novia) meninggal minum potasium," jelas Gatot.

Sebelumnya, Savenoviawidyasari menggema di medsos Twittter dan Instagram sejak Jumat hingga Sabtu (4/12). Novia Widyasari diduga korban pemerkosaan oknum polisi di Mojokerto Jawa Timur. Hingga Sabtu, Savenoviawidyasari masih memuncaki trending topic dengan 15,4 rb cuitan di linimasa Twitter.

Begitu juga di Instagram, kisah yang bersangkutan menjadi viral dan bahasan netizen. Novia Widyasari, 23, seorang mahasiswi Universitas Brawijaya asal Mojokerto, Jawa Timur ditemukan tewas di dekat makam ayahnya pada Kamis 2 Desember 2021. Diduga ia bunuh diri dengan menenggak racun lantaran depresi setelah diperkosa dan dipaksa aborsi oleh oknum polisi.

Pasca berita kematian Novia, media sosial diramaikan dengan tagar #SAVENOVIAWIDYASARI. Diduga Novia mengakhiri hidupnya karena depresi lantaran diperkosa pacarnya yang berinisial R hingga hamil Akun Twitter @belawsz menceritakan, Novia pernah menelepon temannya berinisial AN. Di sana Novia menceritakan semuanya.

“Dia menceritakan dari awal kejadian dia dibawa ke penginapan oleh R (pacar NW), lalu diberi obat dan dipaksa minum obat itu, setelah itu dia tertidur. Sekitar 4 bulan kejadian ini dia menyadari bahwa dia hamil, dan lgsg lapor ke R” cuit akun @belawsz seperti dikutip PojokSatu (Jawa Pos Group), Sabtu (4/12).

Mengetahui hal itu, R membujuk Novia untuk menggugurkan kandungannya, tapi Novia enggan. Akhirnya R hilang kabar dan Novia berinisiatif melaporkan masalah ini ke orang tua R. Orang tua R sempat mengaku akan bertanggung jawab. Namun, kemudian sikap itu berubah, mereka menyatakan enggan menikahkan R dengan NW.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore