
Tempat kejadian perkara (TKP) dugaan pembunuhan satu keluarga di Desa Pandantoyo, Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Kamis (5/12). (Antara)
JawaPos.com - Jajaran Polres Kediri berhasil mengungkap dalang pembunuhan satu keluarga di Kecamatan Ngancar pada Selasa (3/12) lalu. Yaitu, Yusa Cahyo. Dia berhasil diringkus aparat Polres Kediri. Pria 35 tahun itu tega membunuh Agus Komarudin (kakak ipar), Kristina (kakak kandung), dan Christian Agusta Wiratmaja Putra (ponakan). Satu korban lain Samuel Putra Yordaniel (ponakan) kritis.
Dikutip dari Jawa Pos Radar Kediri pada Sabtu (7/12), Kasatreskrim Polres Kediri AKP Fauzy Pratama menyampaikan bahwa Yusa membunuh keluarga kakaknya menggunakan martil yang memiliki bobot lima kilogram. Senjata itu dia bawa dalam tas ransel. Untuk mendatangi rumah korban, dia meminta temannya mengantarkan menggunakan sepeda motor. Yusa sengaja turun 500 meter sebelum sampai rumah korban.
Dari sana dia berjalan kaki, melompat masuk ke pekarangan rumah korban, dan langsung bergerak ke arah dapur. Dia sengaja melakukan itu karena tahu kakaknya Kristina kerap memasak setiap subuh. Saat kakaknya membuka pintu dapur, pelaku tidak langsung menyerang, dia sempat kembali mengulang permintaannya untuk meminjam sejumlah uang. Namun, percakapan itu berakhir cekcok, pelaku menghantam leher korban menggunakan martil.
Korban yang sempat berteriak membuat pelaku kalang kabut. Apalagi setelah kakak iparnya menyusul ke dapur. Pelaku kalap dan langsung menghantamkan martil ke arah kakak iparnya. Situasi semakin tidak terkendali lantaran dua keponakan pelaku terbangun. Dia bertindak semakin brutal, sehingga anak-anak yang masih berusia di bawah umur itu turut menjadi korban kekejaman pelaku.
Lebih jauh AKP Fauzy menuturkan, semula pelaku hanya ingin menghabisi Kristina. Namun, situasi memaksa dia bertindak lebih jauh. ”Karena situasi di TKP berkembang. Ketika korban K (Kristina) teriak akhirnya suami bangun dan mendatangi, berusaha untuk menolong. Secara spontan dia langsung mengeksekusi si suami,” jelasnya.
Tidak berhenti di situ, setelah menyerang korban dan keluarganya, pelaku menjarah barang berharga milik korban. Dia mengambil uang Rp 300 ribu, handycam berikut tripotnya, lima handphone, serta mengambil kamera Closed Circuit Television (CCTV),” terang Fauzy.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
