
Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (10/12) malam.
JawaPos.com-Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ardito ditangkap dalam operasi senyap pada Rabu (10/12). Sebelum menjadi bupati periode 2025-2030, dia pernah menjabat sebagai wakil bupati pada periode 2021-2025. Berikut profil lengkap dan sepak-terjangnya.
Merujuk data dari laman resmi PPID Lampung Tengah https://ppid.lampungtengahkab.go.id/, Ardito merupakan politisi kelahiran 23 Januari 1980. Dia merupakan putra asal Lampung Tengah, persisnya Bandar Jaya. Sebelum meniti karir di dunia politik, Ardito sempat mendapatkan mandat dan kepercayaan di beberapa organisasi.
Misalnya sebagai Koordinator TRIP IDI Cabang Lampung Tengah pada 2016-2019, Wakil Ketua DPD ASTTI Lampung pada 2017-2022, Anggota Majelis Pertimbangan Karang Taruna Kota Metro pada 2017-2022, Anggota Komite Eksekutif PSSI Kota Metro pada 2018-2021, Wakil Ketua Koni pada 2018-2022, Ketua AMPI Lampung pada 2017-2022, dan Koordinator PDNU Lampung periode 2020-2024.
Ardito juga terdata sebagai politisi berlatar belakang dokter. Dia meniti karir sebagai dokter sejak 2010. Ardito pernah menjadi dokter muda di Puskesmas Keputih Surabaya, dokter muda di Puskesmas Rumbia pada 2011, hingga menjadi kabid P2PL Dinas Kesehatan Lampung Tengah pada 2014-2016. Setelah itu, dia meniti karir politik sebagai wakil bupati Lampung Tengah.
Berkaitan dengan riwayat pendidikan, Ardito adalah lulusan SD Kristen 3 Bandar Jaya Lampung Tengah pada 1992, SMPN 10 Bandar Jaya Lampung Tengah pada 1995, SMUN Kristen 1 Terbanggi Besar pada 1998, dan Universitas Trisakti pada 2025. Ardito menikahi seorang perempuan bernama Indria Sudrajat dan memiliki 2 orang anak.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto membenarkan bahwa penyidik turut mengamankan Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dalam operasi kedap yang berlangsung pada Rabu (10/12). ”Benar KPK telah mengamankan Bupati Lampung Tengah dan beberapa pihak terkait,” imbuhnya.
OTT tersebut diduga berkaitan dengan praktik suap terkait proyek di lingkungan Pemkab Lampung Tengah. Menelisik harta kekayaan Ardito Wijaya dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada laman lhkpn.kpk.go.id, memiliki total harta kekayaan Rp 12.857.356.389 atau Rp 12,85 miliar. LHKPN itu dilaporkan pada 10 April 2025. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022