Ilustrasi pencabulan (FOTO: ISTIMEWA)
JawaPos.com - Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Mataram AKP I Made Dharma Yulia Putra menjelaskan, bahwa HS, guru Taman Pendidikan Al Quran (TPQ) yang sudah berstatus tersangka, tidak secara langsung melakukan perbuatan cabul terhadap korban. Adapun Modus HS dalam menjalankan aksi bejatnya terhadap santriwatinya, dilakukan secara bertahap dengan menggunakan relasi kuasa.
"Tidak secara langsung, namun secara bertahap, disamarkan dengan candaan, korban awalnya diminta untuk memijit," katanya, dilansir dari Antara, Rabu (4/3).
Ketika korban sudah terbiasa, pelaku memangku korban dan mulai memegang area sensitif korban.
"Saat ada salah satu korban mulai menyadari perbuatan pelaku yang tidak wajar, dia bercerita dengan temannya. Ternyata, temannya juga mendapat perlakuan yang sama," ucap dia.
Dari saling cerita, para korban mengadukan perbuatan pelaku ke orang tua masing-masing. Dari adanya aduan ini, orang tua korban melaporkan ke Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram.
Joko Jumadi, Ketua LPA Mataram yang turut hadir mendampingi Kepala Satreskrim Polresta Mataram dalam konferensi pers, membenarkan hal tersebut.
"Kasus ini memang awalnya dilaporkan melalui hotline LPA. Cukup lama kejadiannya. Awalnya satu orang (korban) dan berkembang menjadi tujuh," kata Joko.
Perbuatan asusila kategori pencabulan terhadap anak tersebut tercatat dari laporan tujuh korban yang terjadi dalam periode Februari 2023 hingga November 2024.
Lokus kejadian berada di TPQ di Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, yang menjadi tempat tersangka HS mengajar para korban.
"Jadi, perbuatan cabul ini dilakukan di sela-sela korban setoran hafalan," ujarnya.
Setelah mendapat dukungan dari pihak LPA, ketujuh korban memberanikan diri untuk melaporkan perbuatan cabul HS ke polisi.
"Laporannya baru awal Januari kemarin," ucapnya.
Atas kejadian tersebut, Joko memastikan bahwa dari tujuh korban ada yang kini sudah berusia dewasa. Secara psikologis, ia memastikan seluruh korban normal tanpa trauma.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
