Akivis Kontras, Andrie Yunus (kiri).
JawaPos.com - Belakangan beredar foto terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Polisi memastikan, foto hasil olah Artificial Intelligence (AI) tersebut palsu. Pelaku dan jaringannya diduga sengaja menyebarkan foto tersebut untuk mengaburkan penyidikan yang sedang berjalan.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyampaikan bahwa pelaku yang berjumlah empat orang panik lantaran video penyiraman air keras beredar luas. Dalam video itu, terekam jelas saat-saat teror terhadap Andrie terjadi.
”Dalam beberapa waktu belakangan, kita sempat disajikan beredarnya video TKP yang membuat para pelaku itu seolah-olah terpublikasi. Dengan beredarnya video TKP itu, sebenarnya para pelaku mulai terlihat panik,” kata dia pada Senin (16/3).
Untuk itu, pelaku bersama jaringannya berusaha mengaburkan proses hukum yang sedang berjalan. Caranya dengan menyebarkan foto atau sketsa hasil rekayasa AI di jagat maya. Iman memastikan, foto tersebut palsu dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
”Kami pastikan bahwa itu adalah hoax atau tidak benar. Karena, itu hasil rekayasa dari Artificial Intelligence. Kami duga itu adalah salah satu upaya yang dilakukan oleh jaringan dan pelaku itu sendiri untuk mengaburkan informasi, untuk mengaburkan arah, untuk mengaburkan fakta-fakta hukum yang diperoleh,” jelasnya.
Kepada semua pihak, Iman meminta agar mengikuti proses hukum yang dilakukan oleh Polda Metro Jaya. Sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto dan Perintah dari Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, kasus tersebut akan diungkap sampai tuntas.
Sebelumnya disampaikan bahwa terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus sebanyak empat orang. Polda Metro Jaya memastikan hal itu setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan sejak peristiwa terjadi pada Kamis tengah malam (12/3).
Iman mengungkapkan bahwa empat orang terduga pelaku sudah membuntuti Andrie beberapa jam sebelum penyiraman air keras dilakukan di Jalan Salemba I, Senen, Jakarta Pusat (Jakpus). Mereka membuntuti Andrie hingga perjalanan pulang ke tempat tinggalnya.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
