
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Mabes Polri)
JawaPos.com - Pengusutan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus masih terus berjalan. Polri terus mengumpulkan alat bukti dan keterangan untuk mengungkap peristiwa yang terjadi pada Kamis tengah malam (12/3) tersebut.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa langkah-langkah penyelidikan dan penyidikan dilaksanakan sesuai dengan arahan dari Presiden Prabowo Subianto. Dia tegas menyatakan, presiden sudah memerintahkan pengusutan sampai tuntas.
”Bapak presiden sudah jelas memerintahkan kami harus mengusut tuntas, tentunya saat ini Polri sedang bekerja,” kata dia.
Sesuai dengan keterangan yang disampaikan oleh penyidik Polda Metro Jaya, sudah ada rekaman CCTV dari 86 titik yang didalami. Namun, polisi tidak berhenti sampai di situ. Penyidikan terus dilakukan untuk mencari dan menemukan alat bukti lain.
”Saat ini sedang dilakukan pendalaman, yang jelas tentunya kami tidak berhenti sampai di situ. Namun juga mencari sumber-sumber informasi, alat bukti lain, barang bukti lain yang kemudian semua kami satukan untuk betul-betul bisa membuat kasus ini menjadi terungkap, ataupun paling tidak menjadi terang benderang,” ujarnya.
Jenderal Sigit memastikan bahwa seluruh jajarannya terus bekerja dalam menangani kasus tersebut. Bukan hanya Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus), Mabes Polri ikut mem-back up penanganan kasus yang menjadi atensi publik tersebut.
”Saya kira saat ini seluruh anggota kami sedang bekerja dan mohon doanya untuk hasilnya bisa segera didapat,” ucap dia.
Sebelumnya diberitakan bahwa untuk mengungkap peristiwa penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus, Polri membentuk tim gabungan. Dari level polres, polda, sampai Bareskrim Polri. Tidak hanya itu, polisi membangun posko dan membuka hotline untuk mempercepat penanganan kasus tersebut.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyampaikan bahwa tim gabungan itu dibentuk sebagai bukti keseriusan Polri dalam menangani kasus tersebut. Mereka bekerja sama untuk membuat terang aksi teror yang menyebabkan Andrie mengalami luka bakar serius.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
