
Ketua KPK Setyo Budiyanto. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Setyo Budiyanto, angkat bicara terkait polemik perubahan status penahanan mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas (YCQ), yang sempat menjadi tahanan rumah selama periode Idul Fitri 2026.
Setyo menyatakan, hingga saat ini dirinya belum menerima surat permintaan keterangan dari Dewan Pengawas (Dewas) KPK terkait persoalan tersebut.
“Dari pimpinan, belum ada panggilan,” kata Setyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Selasa (7/4).
Ia mempersilakan awak media untuk menanyakan lebih lanjut kepada Dewas KPK terkait detail persoalan tersebut.
“Mungkin lebih spesifik bisa ditanyakan kepada Dewas,” ujarnya.
Setyo menegaskan, pihaknya akan menunggu proses etik yang tengah berjalan di Dewas. Ia juga menekankan bahwa pimpinan KPK tidak dapat mengintervensi proses tersebut.
“Kita tunggu saja prosesnya,” tegasnya.
Sementara itu, Dewas KPK tengah mendalami sejumlah pengaduan publik terkait pengalihan status penahanan Yaqut selama masa Lebaran. Aduan tersebut mulai diterima sejak Rabu (25/3), yang pada intinya mempertanyakan dasar hukum dan etik perubahan status dari tahanan rutan menjadi tahanan rumah pada 19–23 Maret 2026.
Dewas menyatakan telah menerima dan mendisposisi seluruh laporan untuk segera ditindaklanjuti sejak Senin (30/3), sesuai dengan prosedur operasional baku yang berlaku.

BGN Terbitkan SE Nomor 12 Tahun 2026, Layanan MBG Dihentikan Sementara saat Hari Libur
TVRI Hilang? Begini Cara Memunculkan Sinyal TVRI untuk Nonton Piala Dunia 2026 Gratis
Bocor ke Publik! 2 Alasan Krusial Ramadhan Sananta Mau Gabung ke Persebaya Surabaya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Sudah Masuk KBLI, Konten Kreator Didorong Punya NIB untuk Perkuat Legalitas
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Pembagian Grup Liga 2 2026/2027 Berubah, PSIS Semarang dan Persiku Kudus Geser ke Wilayah Barat
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
PP Muhammadiyah Minta MBG Dihentikan Sementara, Sebut Mudaratnya Lebih Banyak
Momen Republik Ceko dan Afrika Selatan Harus Puas Bermain Imbang 1-1
