
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di gedung KPK, Jakarta. (Febry Ferdian/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Pengusaha tembakau asal Madura, Jawa Timur, H. Khairul Umam alias Haji Her mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (9/4). Haji Her terlihat mengenakan kemeja putih berkacamata hitam lengkap dengan kopiah di kepalanya saat tiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Haji Her menyatakan, kedatangannya merupakan inisiatif pribadi, meskipun sebelumnya telah menerima panggilan pemeriksaan dari KPK.
“Ada undangan kemarin, sampainya tanggal 1. Saya terimanya tanggal 1 sore, jadi inisiatif sendiri saya datang ke KPK,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, kehadirannya berkaitan dengan pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
“Katanya iya sih,” tegasnya singkat.
Terpisah, juru bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa Haji Her telah memenuhi panggilan KPK. Haji Her saat ini tengah menjalani pemeriksaan sebagai saksi kasus dugaan suap di Ditjen Bea dan Cukai.
"Tiba 12.58 WIB," ungkap Budi.
Sebelumnya, Ketua KPK Setyo Budiyanto memastikan bahwa penyidik telah menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap pengusaha tembakau asal Pamekasan, H. Khairul Umam alias Haji Her.
Setyo membenarkan, surat panggilan pemeriksaan telah dilayangkan kepada Haji Her. Namun, yang bersangkutan tidak memenuhi panggilan terkait kasus dugaan korupsi cukai rokok di DJBC.
“Yang benar bahwa sudah ada panggilan. Tapi jika yang bersangkutan tidak hadir, tentu ada pertimbangan penyidik,” ucap Setyo di Gedung Merah Putih KPK, Selasa (7/4).

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
