
Personel Brimob dari Polda Metro Jaya mengamankan lokasi penindakan sindikat judul internasional di Kawasan Hayam Wuruk, Jakbar, pada Sabtu (9/5). (Polda Metro Jay)
JawaPos.com - Polda Metro Jaya mengerahkan personel Brimob untuk mengamankan lokasi penindakan sindikat judi online (judol) internasional di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat (Jakbar), pada Jumat (8/5) dan Sabtu (9/5). Pengamanan itu dilakukan sebagai bentuk sinergi antara jajaran polda dengan Bareskrim Polri.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa kehadiran personel Brimob di lokasi penindakan tersebut dilakukan demi memastikan proses hukum berjalan dengan baik. Dia menyebut, keterlibatan personel bersenjata lengkap untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Mengingat skala operasi yang menyasar jaringan sindikat lintas negara.
”Personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya diterjunkan ke lokasi untuk memberikan dukungan pengamanan area. Hal ini dilakukan guna menjamin kelancaran rekan-rekan penyidik di lapangan dalam mengumpulkan barang bukti serta mengamankan para terduga pelaku,” kata Budi dalam keterangan yang disampaikan kepada awak media hari ini.
Baca Juga:Alasan Bareskrim Polri Limpahkan Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus ke Polda Metro Jaya
Perwira menengah Polri dengan tiga kembang di pundak itu menyampaikan bahwa pelaksanaan tugas tersebut berlangsung di salah satu gedung yang berada di kawasan Hayam Wuruk. Dari gedung itu, polisi mendeteksi aktivitas jaringan judol lintas negara. Menurut Budi, tim penyidik masih terus melakukan pendalaman terhadap beberapa pihak yang mereka amankan.
”Saat ini, tim penyidik masih melakukan pendalaman terhadap sejumlah individu yang diamankan serta menyita barang bukti berupa perangkat elektronik yang diduga digunakan untuk operasional judi online,” ujarnya.
Budi mengungkapkan, pihaknya belum bisa merinci jumlah tersangka maupun peran spesifik dari masing-masing pihak. Sebab, proses pemeriksaan masih berlangsung secara intensif. Informasi secara menyeluruh terkait dengan kronologi dan hasil pengungkapan kasus tersebut akan disampaikan secara resmi oleh pihak kepolisian dalam waktu dekat.
”Kami meminta masyarakat untuk bersabar. Saat ini tim masih bekerja secara teknis untuk membedah jaringan ini hingga ke akarnya. Rilis lengkap mengenai pengungkapan kasus ini akan segera kami sampaikan segera setelah proses penyelidikan awal dianggap cukup,” ujarnya.
Polda Metro Jaya berkomitmen memberantas segala bentuk praktik perjudian yang meresahkan masyarakat. Budi pun mengimbau agar warga tetap waspada terhadap bahaya judol yang dapat merusak sendi ekonomi dan sosial. Dia mengajak warga segera melapor kepada pihak berwajib melalui layanan 110 jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar tempat tinggal masing-masing.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Bali United FC vs Sabah FC di Dewata Challenge Series 2026: Serdadu Tridatu Berpesta!
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
3 Fakta Gonzalo Ritacco, Pemain Incaran Persebaya Surabaya yang Pernah Lawan Son Heung-min
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Everton vs Newcastle di Stadion Scottish Gas Murrayfield
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
