
Ilustrasi Polda Metro Jaya. (Ilham Kausar/Antara)
JawaPos.com - Bukan hanya jemaah gagal berangkat, mitra PT Khazanah Tamma Internasional (Hanania Group) juga rugi miliaran rupiah. Fakta itu terungkap saat 85 mitra travel tersebut membuat laporan kepolisian di Polda Metro Jaya pada Selasa (2/6). Total nilai kerugiannya mencapai Rp 20 miliar.
Perwakilan mitra Hanania Group bernama Rachmat mengungkapkan hal itu kepada awak media. Dia menyampaikan bahwa seluruh mitra punya surat kontrak resmi. Namun, keberangkatan jemaah tidak kunjung terealisasi. Sehingga mitra ikut merugi.
”Harapan kami bisa ikut serta karena jemaah sudah ada yang melapor. Jadi, kami menambahkan bukti-bukti yang sudah kami lampirkan,” kata dia.
Saat pertama kali bergabung dengan Hanania Group pada 2025 lalu, para mitra mengaku tidak ada masalah. Semua berjalan dengan lancar. Pelayanan kepada jemaah juga sangat baik. Masalah muncul setelah setahun berjalan. Persisnya awal 2026. Keberangkatan jemaah mulai terhambat.
Akibatnya, bukan hanya calon jemaah yang rugi, mitra juga ikut rugi. Menurut Rachmat, angka kerugian Rp 15-20 miliar baru diambil dari mitra Hanania Group. Itu belum termasuk kerugian mitra jemaah yang angka kerugiannya mencapai Rp 31 miliar.
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin, pihaknya sudah mulai menelusuri kasus tersebut. Hasilnya, ditemukan dugaan aliran dana calon jemaah digunakan untuk keperluan di luar urusan umrah.
”Hasil dari pengambilan keterangan terhadap terduga tersangka, saat ini uang yang digunakan sebagian digunakan untuk kepentingan di luar dari kepentingan perjalanan umroh,” kata Iman.
Menurut Iman, uang tersebut dipakai untuk biaya kebutuhan promosi perusahaan, termasuk membayar jasa influencer. Saat ini, penyidikan kasus tersebut masih berjalan. Polisi sudah menjadikan Direktur Utama Hanania Group Ahmad Syah Farhan (ASF) sebagai tersangka dan tahanan.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa sampai saat ini sudah ada 2 laporan kepolisian atas kasus tersebut. Salah satunya laporan polisi yang disampaikan oleh pelapor berinisial JSP. Dalam laporannya, JSP menyebut ada 128 korban dengan total kerugian mencapai Rp 12,145 miliar.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022