
Uli, korban penipuan dana umrah oleh travel Hanania Group PT Khazanah Tamma Internasional. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Niat suci untuk mendoakan orang tua yang telah tiada justru berujung pilu. Kisah memilukan ini datang dari Uli, seorang yatim piatu yang menjadi korban dugaan penggelapan dana umrah oleh travel Hanania Group PT Khazanah Tamma Internasional.
Uli, yang sehari-hari bekerja sebagai karyawan swasta, harus mengubur mimpinya sementara waktu untuk menginjakkan kaki di Tanah Suci. Padahal, ia sudah melunasi paket umrah senilai Rp29,9 juta dari hasil kerja kerasnya menabung selama 1,5 tahun.
Kasus dugaan penggelapan dana umrah Hanania Group ini mencuat setelah ratusan jemaah gagal berangkat secara massal. Tak main-main, total kerugian dari para korban diperkirakan menembus angka fantastis hingga Rp100 miliar.
Bagi Uli, uang puluhan juta tersebut dikumpulkan dengan penuh perjuangan di tengah kondisi ekonomi yang naik turun. Dorongan terbesarnya adalah statusnya yang kini sudah yatim piatu.
"Jadi memang sudah niat mau berangkatkan diri sendiri. Karena sebenarnya background di balik itu, saya sudah yatim piatu. Jadi harapannya besar mau mendoakan orang tua langsung di sana," ujar Uli saat ditemui di Jakarta Selatan, Senin (1/6).
Uli mengaku harus memaksakan diri agar bisa mengumpulkan biaya demi ibadah pertamanya ini. Bagi sebagian orang nominal tersebut mungkin tidak besar, namun bagi Uli, nilai spiritual dan perjuangan di baliknya jauh lebih berharga.
"Jadi, buat saya sendiri kurang lebih 1,5 tahun dengan kondisi ekonomi yang juga ya naik turun ya. Itu ada hal-hal personal yang juga cukup membuat saya harus, dalam tanda kutip, memaksakan diri karena seingin itu gitu ke Tanah Suci, mendoakan keluarga yang sudah mendahului," terangnya
"Kami paham konsep rezeki tadi ya, namanya rezeki pasti enggak akan tertukar. Tapi ini bentuk ikhtiar kami paling maksimal sekarang adalah ini," sambungnya.
Uli seharusnya dijadwalkan terbang ke Arab Saudi pada 26 Maret menggunakan maskapai Emirates EK359 penerbangan transit (non-direct). Namun, tepat pada 18 Maret, pihak Hanania Group membatalkan keberangkatan tersebut secara mendadak lewat pertemuan virtual via Zoom.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Borneo FC vs Persija Jakarta: Macan Kemayoran Menang Tipis di Samarinda
Prediksi Skor Hoffenheim vs Borussia Dortmund di Liga Jerman: Kans Die Borussen Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya: Green Force Diprediksi Menang Tipis di Lampung
Prediksi Skor Newcastle United vs Bournemouth di Liga Inggris: The Magpies Tak Ingin Malu di Kandang
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Prediksi Skor Villarreal vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Amankan 3 Poin!
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Werder Bremen vs RB Leipzig di Liga Jerman: Die Bullen Bisa Gondol 3 Poin
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
